Pemusnahan Barang Ilegal Hasil Penindakan KPPBC TMP C Tembilahan Senilai Rp18.7 Miliar

27 November 2020 00:56
Pemusnahan Barang Ilegal Hasil Penindakan KPPBC TMP C Tembilahan Senilai Rp18.7 Miliar
Pemusnahan barang milik megara hasil penindakan KPPBC TMP C Tembilahan berlangsung dibelakang halaman kantor Bea Cukai Tembilahan Jalan Jendral Sudirman, Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau. (Kamal Kaboo/Trans89.com)
.

INDRAGIRI HILIR, TRANS89.COM – Pemusnahan barang milik megara hasil penindakan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Tembilahan,

Pemusnahan dipimpin langsung Kepala KPPBC TMP C Tembilahan, Ari Wibawa Yusuf berlangsung dibelakang halaman kantor Bea Cukai Tembilahan Jalan Jendral Sudirman, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Kamis (26/11/2020).

Hadir di giat tersebut, Dandim 0314 Inhil Letkol Inf Imir Faishal, Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, Kajari Inhil Rini Triningsih, Ketua Komisi I DPRD Inhil Razali, Kepala Badan (Kaban) Kesbangpolinmas Inhil Aslimuddin, Pasi Intel Kodim 0314 Inhil Kapten Inf Zainuar S, Dansub Denpom Tembilahan Kapten Cpm Andi Lala.

Pemusnahan barang milik negara hasil penindakan KPPBC TMP C Tembilahan merupakan salah satu program kerja dari pihak KPPBC TMP C Tembilahan yang bertujuan untuk memberikan efek jera kepada pelaku atau oknum yang berusaha memasukkan barang ilegal yang sudah jelas merugikan Negara khususnya di wilayah Kabupaten Inhil.

Kepala KPPBC TMP C Tembilahan, Ari Wibawa Yusuf mengatakan pemerintah memang harus fokus dan dinamis dalam memerangi barang tanpa cukai.

“Khusus Tembilahan, konsumsi rokok tanpa cukai harus dikendalikan dikaitkan dengan kesehatan dan industri perdagangan atau perekonomian,” kata Ari.

Menurut dia, peran pengawasan dari Bea Cukai menjadi hal vital untuk mendukung terciptanya iklim yang kondusif bagi pertumbuhan perekonomian nasional.

“Jadi diperlukan sinergitas dari seluruh pihak termasuk masyarakat untuk menghindari kegiatan konsumsi maupun jual beli barang ilegal yang pada akhirnya membebani pemerintah dan merugikan masyarakat Indonesia,” tutur Ari.

Sementara Kaban Kesbangpolinmas Inhil, Aslimuddin menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada kinerja Bea Cukai Tembilahan terhadap pemusnahan barang ilegal di wilayah Kabupaten Inhil

“Pemusnahan ini bertujuan untuk memberi efek jera kepada oknum yang melanggar ketentuan ke pabean yang dapat merugikan negara,” terang Aslimuddin.

Ia mengharapkan pihak Bea Cukai untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Mari bersinergi dengan seluruh pihak dan pemangku kepentingan termasuk masyarakat dalam mengawasi peredaran barang ilegal di wilayah Kabupaten Inhil,” harap Aslimuddin.

Selanjutnya pemusnahaan barang ilegal hasil sitaan Bea Cukai tembilahan dan penandatanganan berita acara.

Adapun barang-barang hasil penindakan Bea Cukai Tembilahan, yakni rokok illegal 24.986.496 batang, minuma keras (miras) 422 kaleng, handphone (HP) ilegal 67 pices, produk minuman ringan 360 kaleng, sepatu bekas 93 bal, barang larangan pembatasan lainnya 188 pices dengan total nilai barang yang dimusnahkan Rp18.7 miliar. (Kamal/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya