Sinergitas TNI AD Dengan Program Pendidikan Vokasi UI Sebagai Upaya Ciptakan Prajurit Unggul

20 November 2020 02:20
Sinergitas TNI AD Dengan Program Pendidikan Vokasi UI Sebagai Upaya Ciptakan Prajurit Unggul
Sebanyak 87 orang dari berbagai satuan penerangan TNI AD selesai di gelombang pertama pelatihan kehumasan dan jurnalistik bagi unsur pelaksana TNI AD di Makara Art Center, UI Depok, Jabar. (Dispenad)
.

DEPOK, TRANS89.COM – Sebanyak 87 orang dari berbagai satuan penerangan TNI Angkatan Darat (AD) selesai di gelombang pertama pelatihan kehumasan dan jurnalistik bagi unsur pelaksana TNI AD di Makara Art Center, Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat (Jabar).

Acara dihadiri Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Nefra Firdaus, Wakil Direktur Bidang Sumberdaya Ventura dan Administrasi Umum Vokasi UI Anthony Sihombing, Ketua Lembaga Vokasi UI Diaz Pranita, dan Staf Bindik Spersad Letkol Inf Nurrohman.

Anthony Sihombing mengatakan, pelatihan ini menghadirkan 25 trainer yang tidak hanya memberikan materi teori, namun membimbing para peserta untuk mempraktikkan secara langsung materi yang sudah diberikan.

“Setiap materi yang diberikan terdapat materi uji, yang kemudian akan diakumulasi sebagai penilaian akhir yang akan ditercantum dalam sertifikat pelatihan,” kata Anthony melalui siaran pers Dispenad di terima Redaksi, Kamis (19/11/2020).

Menurut Diaz Pranita, penilaian yang dilakukan bukan sebagai ujian kelulusan, tetapi menjadi alat ukur bukan hanya untuk peserta didik.

“Para trainer juga implementasikan tentang capaian kompetensi yang diharapkan menjadi bekal keterampilan kehumasan dan jurnalistik yang mumpuni,” tutur Diaz.

Usainya pelatihan ini, kata Nefra Firdaus, personil TNI AD semakin meningkatkan kemampuan, memahami keinginan dan dinamika masyarakat.

“Kami berharap, peserta pelatihan dapat mengimplementasikan pengetahuan dan ketrampilan yang telah diperoleh selama 3 minggu, baik dalam tugasnya sehari-hari sebagai personel penerangan dan secara pribadi selalu berupaya meningkatkan kompetensi dirinya di bidang jurnalistik,” kata Nefra.

Ia menyebutkan, studi digital yang kami lakukan mengkonfirmasi bahwa publik memang mengharapkan untuk dekat dengan TNI.

“Jika kita mengetik di laman pencari (search engine), kata TNI Angkatan Darat hanya dalam waktu 0,6 detik saja mesin pencari menampilkan lebih dari 4,1 juta data terkait kata kunci tersebut,” sebut Nefra.

Peneliti dan Pengajar Program Vokasi Humas UI, Devie Rahmawati mengemukakan, jika di bedah lebih lanjut dalam tren pencarian, maka akan didapat dari 10 sajian utama di laman mesin pencari, 4 diantaranya adalah rekrutmen TNI AD dan video trending yang banyak dicari adalah latihan tempur.

“Melalui riset lanjutan, pencarian ini berhubungan dengan kebanggaan publik terhadap sosok yang mampu memberikan rasa aman,” ujar Devie.

Dirinya menjelaskan, kami melihat para peserta siap menjadi ‘duta besar’ bukan hanya untuk kesatuan TNI AD, tetapi juga Indonesia. mengingat program manunggal hingga TMMD misalnya, saat ini terus menjadi jejak sejarah kedekatan TNI AD yang tertanam dengan baik di hati publik (rakyat).

“Namun hari ini dan masa datang, peperangan baru siap menantang. Peperangan untuk merebut kepercayaan di benak setiap anak bangsa. TNI AD tidak lagi membekali diri hanya dengan senjata darat, namun harus mampu memenangkan tarung di arena digital,” jelas Devie selaku koordinator trainer dan mentor.

Devie mengungkapkan, dalam pelatihan ini juga dilakukan kontes foto ‘talent war’, yang diikuti 45 peserta.

“Penilaian diberikan atas tiga kategori, yaitu portrait, teknik foto dan dokumentasi kegiatan. Seleksi yang dilakukan selama proses pelatihan menghasilkan tiga pemenang,” ungkapnya.

Lanjut Devie, melalui kontes ini, kami menemukan bahwa para pemenang telah mampu menguasai teknik-teknik dasar foto, mulai pemilihan elemen, pencahayaan hingga kemampuan melakukan directing subjek foto.

“Hasil foto tidak hanya berkarakter, namun mampu menangkap atmosfer momen. Ini menjadi modal membangun reputasi di tengah-tengah budaya visual yang kuat,” sambungnya. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya