Aliansi Rakyat Jambi Berdaulat Kembali Aksi Tolak Omnibus Law Hingga Malam

07 November 2020 00:45
Aliansi Rakyat Jambi Berdaulat Kembali Aksi Tolak Omnibus Law Hingga Malam
Aliansi Rakyat Jambi Berdaulat berkumpul dilapangan parkir depan kampus UNJA Telanaipura, kemudian berunjuk rasa di kantor DPRD Provinsi Jambi Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Jambi, untuk mendesak Presiden RI agar menerbitkan Perppu pembatalan Omnibus UU Law Cipta Kerja dan mempertanyakan kinerja pemerintah Jokowi-Ma'aruf. (Ferry/Trans89.com)
.

JAMBI, TRANS89.COM – Ratusan massa dari Aliansi Rakyat Jambi Berdaulat (ARJB) dipimpin Agustian Gafar berkumpul dilapangan parkir depan kampus Universitas Jambi (UNJA) Telanaipura.

ARJB kemudian berunjuk rasa di kantor DPRD Provinsi Jambi Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Jambi, untuk mendesak Presiden RI agar menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) pembatalan Omnibus UU Law Cipta Kerja dan mempertanyakan kinerja pemerintah Jokowi-Ma’aruf, Kamis (5/11/2020).

ARJB merupakan gabungan BEM se-Kota Jambi, dari UNJA, STIE Muhammadiyah, UNBARI, STIKOM, STMIK Nurdin Hamzah, UIN Sultan Thaha Saifuddin, STIKBA Baiturrahim dan UNAJA.

Tuntutan peserta aksi, Agustian Gafar meminta Penjabatsementara (Pjs) Gubernur Jambi hadir menemui massa dan meminta uKapolda Jambi hadir berikan keterangan dugaan salah penangkapan mahasiswa yang tidak bersalah yang dinilainya telah melanggar standar operasional prosedur (SOP).

“Kami meminta transparasi dalam proses hukum yang diduga terhadap pelaku terkait pembakaran sepeda motor dinas milik Polda Jambi,” pinta Agustian.

Ia mendesak Kapolda Jambi untuk meminta maaf terkait penembakan gas air mata yang dinaggapnya tidak sesuai SOP dalam penindakan oleh aparat kepolisian.

“Meminta dukungan kepada seluruh ketua fraksi partai politik (parpol) untuk menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja,” tegas Agustian.

Kemudian massa aksi mulai merusak brikade kawat berduri dipintu masuk gerbang Kantor DPRD Provinsi Jambi yang di buat oleh Polisi, dan peserta aksi menunggu ketua dan anggota DPRD Provinsi Jambi untuk menemui peserta aksi.

Massa aksi ditemui oleh Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi PDI Perjuanga Akmaludin, Wakil Ketua Fraksi PPP Kamaludin Hafis, dan Fraksi Berkarya Rusdi, namun tidak bisa memberikan solusi dalam tuntutan serta jawaban yang kurang memuaskan dari permintaan peserta aksi.

Massa aksimasih bertahan di pintu gerbang kantor DPRD Provinsi Jambi dan tidak mendapatkan izin masuk kedalam gedung DPRD, lalu massa aksi mulai meninggalkan lokasi perkantoran untuk konsolidasi di Simpang IV BI.

Di Simpang IV BI Telanaipura Kota Jambi, massa aksi membakar ban bekas dan duduk membentuk lingkaran serta memblokir jalan bagi pengguna jalan lainnya yang sedang melintasi.

Selain membakar ban bekas dan memblokir jalan bagi pengguna jalan lainnya, massa aksi juga menyalakan petasan kembang api ke udara. Sekira pukul 19.10 WIB, massa aksi baru membubarkan diri. (Ferry/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya