HMI Cabang Manakarra Aksi Terkait Penerimaan CPNS di Kanwil Kemenkumham Sulbar

05 November 2020 16:07
HMI Cabang Manakarra Aksi Terkait Penerimaan CPNS di Kanwil Kemenkumham Sulbar
HMI Cabang Manakarra unjuk rasa di Kanwil Kemenkumham Sulbar Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju. (Aksa/Trans89.com)
.

MAMUJU, TRANS89.COM – Sejumlah mahasiswa dari HMI Cabang Manakarra dipimpin Arman Ayatollah unjuk rasa terkait Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Barat (Sulbar) diduga akan bermain dalam penerimaan CPNS.

Aksi HMI Cabang Manakarra berlangsung di Kanwil Kemenkumham Sulbar Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Kamis (5/11/2020).

Massa aksi membawa pamflet bertuliskan, hilangkan KKN di Sulbar, di bumi Malaqbi keadilan harus ditegakkan.

Orasi Arman Ayatollah mengatakan, ketidakadilan adalah selalu menjadi awal dari hadirnya perlawanan dimana dan kapanpun itu, demikianlah motivasi kami hadir di sini hari ini yakni adanya keadilan yang tersangkut di tanah Malaqbi.

“Penerimaan CPNS Kemenkumham baru-baru ini juga begitu sarat dengan permainan kotor tak ada transparansi, misalnya pada tes kesamaptaan yang merupakan salah satu item penilaian ada peserta yang hasilnya rendah tetapi pada saat pengumuman resmi keluar ternyata malah tinggi,” kata Arman.

Menurut dia, hal itu dapat ditemui pada peserta laki-laki maupun perempuan, dan yang sangat mencolok yakni pada kelompok perempuan, hal ini juga didukung dengan tidak adanya salinan tes kepada Ombudsman dan Korem yang melakukan pengawasan di hari tes.

“Tes hanya dipegang oleh panitia dari Kemenkumham, karena itu supaya hal ini tidak terulang lagi di kemudian hari supaya para peserta lolos karena memang kemampuannya sendiri bukan oleh faktor yang lain,” tutur Arman.

Masa aksi ditemui Kepala Kanwil Kemenkumham Sulbar, Anwar. (Aksa/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya