Dapat Dukungan dari Warga Wajo di Desa Karya Bersama, ABRi Siap Kembalikan Kesejateraan Masyarakat Pasangkayu

03 November 2020 22:31
Dapat Dukungan dari Warga Wajo di Desa Karya Bersama, ABRi Siap Kembalikan Kesejateraan Masyarakat Pasangkayu
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM РDukungan masyarakat berbagai komunitas terus mengalir kepada Pasangan Calon (Paslon) Abdullah Rasyid РMuhammad Yusri (ABRi-Manarang) nomor urut 2 dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Pasangkayu. Setela dari komunitas masyarakat trans Nusa Tenggara Timor (NTT), Paslon ABRi kembali mendapatkan dukungan dari masyarakat Wajo.

Pernyataan dukungan tersebut dari salah satu tokoh masyarakat Wajo Hamka dalam kampanye diologis calon bupati Paslon nomor 2 Abdulah Rasyid di Dusun Sinar Wajo, di Desa Karya Bersama, Pasangkayu, Selasa (03/11/2020).

Menurutnya, tingkat perekonomian di Kabupaten Pasangkayu saat ini tidak sesuai dengan harapan masyarakat khususnya masyarakat di Dusun Sinar Wajo. Bukan tidak menerima apa yang telah sudah dijalankan pemerintahan yang sekarang.

“Memang sih, persentase peningkatan ekonomi tinggi tetapi pada kenyataannya kami khususya masyarakat petani tidak merasakan perputaran ekonomi yang baik atau meningkat, sehingga banyak masyarakat yang meninggal Pasangkayu sebagai daerah rantuan mereka,” jelas Hamka.

Pada intinya, lanjut Hamka, masyarakat menginginkan kembali nya kejayaan masyarakat dengan perputaran ekonomi yang ril dan jelas dirasakan masyarakat Pasangkayu seperti sebelum-sebelumnya.

“Sekali lagi, kami tidak menampik dengan perkembangan daerah Pasangkayu saat ini, tapi betul kami tidak merasakan perputaran uang,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, calon bupati Paslon nomor 2 berterimakasih kepada masyarakat karena telah hadir dalam pertemuan ini.

“Terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan KTP nya sehingga bisa menjadi kandidat calon Bupati Pasangkayu berpasangan dengan Muhammad Yusri,” sambut mantan Karateker bupati Pasangkayu periode 2003-2005 ini.

Menurutnya, kedatangan bersama tim kesini maju kembali sebagai calon bupati mendampingi adinda Muhammad Yusri karena tidak melihat ada perkembangan dan kemajuan di masyarakat selama 10 Tahun pemerintahan terakhir ini.

“Semua calon bupati bukan orang baru di Pasangkayu sehingga masyarakat dapat membamdingkan siapa yang baik, yang notabene bisa mengembalikan kesehatan masyarakat Pasangkayu,” sebutnya.

“Saya sejak menjabat bupati Pasangkayu prioritas utama adalah penanggulangan Banjir untuk Desa Karya Bersama dan Desa Pedanda tetapi program tersebut tidak dilanjutkan oleh bupati yang mengantikan saya,” sebutnya lagi mantan bupati Pasangkayu periode 2005-2010 ini.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Desa Karya Bersama untuk selalu mematuhi peraturan pemerintah yakni protokol kesehatan Covid-19, dengan memakai masker setiap keluar rumah, menjaga jarak dan mencuci tangan.

“Alhamdulillah, setiap kali dimana pun titiknya melakukan kampanye dialogis sebagai tahapan Pilkada, kami selalu pada protokol kesehatan sebagai bagian dari kewajiban kampanye yang telah diatur juga dalam peraturan KPU,” tambahnya. (Ndi/Nis).

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya