Tausyiah dan Dzikir Peringati HUT Ke 30 Kabupaten Halmahera Tengah Dirangkai Maulid Nabi

01 November 2020 00:18
Tausyiah dan Dzikir Peringati HUT Ke 30 Kabupaten Halmahera Tengah Dirangkai Maulid Nabi
Tausiyah dan dzikir bersama dalam rangka peringati HUT ke 30 Kabupaten Halteng dirangkai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, berlangsung di Pendopo Falcino Desa Fidijaya, Kabupaten Halteng, Malut. (Aripin/Trans89.com)
.

HALMAHERA TENGAH, TRANS89.COM – Tausiyah dan dzikir bersama dalam rangka peringati hari ulang tahun (HUT) ke 30 Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) dirangkai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Hadir sebagai penceramah KH Abah Raudah Bahar Al Bakrie salah satu pendiri Majelis Al Dzikra, berlangsung di Pendopo Falcino Desa Fidijaya, Kabupaten Halteng, Maluku Utara (Malut), Jumat (30/10/2020).

Nampak hadir Bupati Halteng Edi Langkara bersama istri, Wakil Bupati Abd Rahim Odeyani bersama istri Sekda Halteng Yanto M Asri bersama istri, Pelaksanaharian (Plh) Dandim persiapan Kodim 1512 Weda Letkol Arm Budi Satria, Kapolres Halteng AKBP Nico A Setiawan, Danramil 1505-02 Weda Kapten Inf Andi Purwanto, para kepala OPD Halteng.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, dan sambutan Bupati Halteng, Edi Langkara mengajak kepada seluruh masyarakat Halteng untuk mengikuti tausiyah dan dzikir bersama secara seksama, sehingga dapat mengambil hikmahnya dan dapat diterapkan ditengah masyarakat dan kehidupan sehari-hari.

“Mari selalu hidup dalam rukun dan damai, dan mengucapkan selamat datang kepada KH Abah Raudah Bahar Al Bakrie salah satu pendiri majelis Al Dzikra,” kata Edi.

Tausiyah KH Abah Raudah Bahar Al Bakrie menymapikan, Allah SWT Menurunkan Firman-Nya kepada Rasulullah Muhammad SAW tidak lain hanyalah untk menjadi pedoman dalam hidup dan kehidupan kita sehari-hari.

“Nabi Muhammad SAW dilahirkan sebagai rahmat bagi sekalian alam, Rasulullah Muhammad SAW bersabda bahwa kasih sayang Allah SWT kepada hambah-Nya melebihi 70 kali kasih sayang ibu kepada anakya,” papar KH Abah.

Ia menjelaskan, sifat kasih sayang terbesar ke dua setelah Allah SWT adalah Rasulullah SAW, beliau mewarisi kasih sayang Allah SWT untuk dijadikan contoh kepada umatnya.

“Kita sebagai ummat Nabi Muhammad SAW hendaknya selalu mencontohi perilaku kehidupan Nabi kita Muhammad SAW, dan selalu berpegang teguh kepada dua wasiat beliau, yaitu Al-Qur’an dan Sunnah,” jelas KH Abah. (Aripin/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya