Tanamkan Nilai Kejuangan, Satuan Yonif 725 Woroagi Gelar Nobar Bersama Masyarakat

30 October 2020 00:21
Tanamkan Nilai Kejuangan, Satuan Yonif 725 Woroagi Gelar Nobar Bersama Masyarakat
Peringati hari sumpah pemuda yang ke 92 tahun 2020, Yonif 725 Woroagi gelar nobar, 'Merah Putih Memanggil', bersama masyarakat di Desa Amokuni, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konsel, Sultra. (Penerangan Yonif 725 Woroagi)
.

KONAWE SELATAN, TRANS89.COM – Peringati hari sumpah pemuda yang ke 92 tahun 2020, Batalyon Infanteri (Yonif) 725 Woroagi gelar acara nonton bareng (nobar), ‘Merah Putih Memanggil’, bersama masyarakat di Desa Amokuni, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (28/10/2020) malam.

Perwira Seksi (Pasi) Intel Yonif 725 Woroagi, Lettu Inf Fuad, mengatakan sumpah pemuda adalah hari yang paling bersejarah dalam pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia, karena ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.

“Oleh sebab itu, perlu kita pertahankan semangat itu kepada pemuda-pemuda Indonesia,” kata Fuad melalui rilis tertulisnya di terima Redaksi, Kamis (29/10/2020).

Ia menceritakan, seperti kata almarhum Soekarno, berikan aku sepuluh pemuda, maka akan kugoncangkan dunia ini, artinya apa, bahwa pemuda-pemuda Indonesia mempunyai peranan penting dalam kemajuan negara Indonesia, apalagi di era milenial seperti saat ini.

“Kemajuan tekhnologi saat ini kita harus mempersiapkan diri dan mengimbangi kemajuan dunia untuk menghadapi berbagai ancaman yang akan datang disuatu saat nanti,” cerita Fuad.

Ia menjelaskan, adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan nonton bareng bersama masyarakat ini, disamping menciptakan ruang alat kondisi juang yang tangguh dan kemanunggalan TNI-rakyat, kegiatan ini juga diharapkan dapat menanamkan rasa cinta tanah air kepada masyarakat.

“Kegiatan ini juga disambut baik oleh warga dan masyarakat Desa Amokuni dengan berbondong-bondong mendatangi tempat nobar yang disediakan oleh anggota Yonif 725 Woroagi,” jelas Fuad.

Sementara Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 725 Woroagi, Mayor Inf Muhammad Amin menegaskan, kegiatan ini dilaksanakan agar masyarakat tahu dan tidak melupakan akan sejarah bangsa Indonesia.

“Sebagai bagian dari bangsa yang besar, tentu kita tidak boleh melupakan sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Lahirnya sumpah pemuda sudah pasti melewati proses yang panjang hingga akhirnya menjadi sejarah sumpah pemuda hingga diperingati sebagai hari nasional setiap tahunnya tanggal 28 Oktober,” jelas Amin.

Lanjut Amin, untuk diketahui sumpah pemuda adalah keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan selama dua hari, 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta).

“Keputusan ini menegaskan cita-cita akan ada tanah air Indonesia, bangsa Indonesia, dan bahasa Indonesia,” tambahnya. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya