Pembangunan Mall Pelaihari City, Ormas Lintas LSM, OKP dan Masyarakat Dukung Kebijakan Pemda Tanah Laut

27 October 2020 00:15
Pembangunan Mall Pelaihari City, Ormas Lintas LSM, OKP dan Masyarakat Dukung Kebijakan Pemda Tanah Laut
Lintas LSM, OKP dan Ormas dipimpin Hujaini unjuk rasa mendukung kebijakan Pemda Kabupaten Tanah Laut terhadap pembangun Mall Pelaihari City oleh PT Parembe yang belum mendapat ijin, berlangsung di halaman kantor bupati Jalan A Syaerani Kabupaten Tanah Laut, Kalsel. (Ari Bagas Yusuf/Trans89.com)
.

TANAH LAUT, TRANS89.COM – Ratusan massa dari lintas LSM, OKP dan Ormas dipimpin Hujaini unjuk rasa mendukung kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tanah Laut terhadap pembangun Mall Pelaihari City oleh PT Parembe yang belum mendapat ijin.

Aksi tersebut berlangsung di halaman kantor bupati Jalan A Syaerani, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (26/10/2020).

Orasi Hujaini mengatakan, Pemda Kabupaten Tanah Laut aset kita, kita masyarakat Kabupaten Tanah Laut siap mendukung kebijakan dari Pemda Tanah Laut.

“Seorang pemimpin dalam mengambil keputusan harus berdasarkan hukum sesuai dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 3. Apabila Pemda Kabupaten Tanah Laut ada yang mengobok-obok, kami warga Kabupaten Tanah Laut siap menurunkan 1.000 orang untuk mendukung kebijakan Pemda Kabupaten Tanah Laut,” katanya.

Massa aksi diterima Bupati Tanah Laut, Sukamta ucapkan terima kasih kepada kawan-kawan LSM yang sudah mendukung kebijakan Pemda Tanah Laut.

“Kita terbuka untuk semua investor yang datang ke Kabupaten Tanah Laut agar dapat membuka lapangan kerja untuk masyarakat, namun harus sesuai dengan UU yang berlaku,” ucap Sukamta.

Ia menjelaskan, semua perijinan selalu kita permudah dan kita tidak akan mempersulit dalam pengurusannya, namun sesuai regulasi yang ada.

“Saya sebagai Bupati Tanah Laut akan membantu dan mencari solusi terbaik jika terjadi kendala di lapangan. Mari kita bangun bersama-sama Kabupaten Tanah Laut untuk kesejahteraan rakyat Kabupaten Tanah Laut,” jelas Sukamta.

Pernyataan sikap massa aksi disampikan Hardiansyah menyebutkan, sebagai fungsi kontrol sosial masyarakat independen selama ini di Kabupaten Tanah Laut, kami selalu berdampingan atu bersinergi baik dengan Pemkab Tanah Laut, swasta atau investor dan masyarakat.

“Terutama dalam membangun struktur sosial budaya dan hubungan antar masyarakat dan wilayah. Adapun yang dianggap masalah selama ini antara PT Parembe dengan Pemkab Tanah Laut sudah di mediasi dan di fasilitasi oleh Sekda dan DPRD Kabupaten Tanah Laut,” sebut Hardiansyah.

Menurut dia, sebagaimana diketahui, PT Parembe dalam membangun Mall Pelaihari City belum melaksanakan kewajiban berdasarkan aturan yang berlaku, seperti belum adanya izin UPL UKL atau analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) lalulitas, IMB dan PBB selama 2 tahun.

“Kami mendukung sikap tegas Pemkab Tanah Laut yang telah melakukan penyegelan guna menghentikan sementara aktivitas pembangunan dan kebijakan memberi kemudahan kepada PT Parembe dalam menyelesaikan kewajiban pajak dan mengurus kelengkapan perizinan yang terkait lainnya,” tutur Hardiansyah.

Dirnya mengemukakan, sebagai ormas, OKP, dan LSM di Kabupaten Tanah Laut, kami punya kewenangan menyampaikan aspirasi masyarakat dan swasta dalam hal memperjuangkan kebenaran berdasarkan data fakta kepada pihak Pemkab Tanah Laut.

“Kami merasa terlampaui dan keberatan dengan adanya sikap aksi KPK-APP Kalsel yang telah menciderai hubungan baik dengan tidak berkoordinasi kepada kami dan hanya karena kepentingan sepihak (PT Parembe) tanpa memahami permasalahan dan assesment secara independen sudah memvonis pimpinan di Tanah Laut,” ujar Hardiansyah.

Dengan hormat Hardiansyah meminta kepada Aliansyah untuk menunjukkan legalitas ormas KPK-APP Kalsel.

“Kami meminta kepada masyarakat Kabupaten Tanah Laut khususnya, agar tidak terpengaruh atau terprovokasi dengan adanya aksi penyampaian dalam orasi pada saat aksi demo oleh KPK-APP Kalsel,” tegas Hardiansyah.

Selanjutnya massa bergerak menuju bangunan Pelaihari City Mall di Kelurahan Sarang Halang untuk memasang spanduk sebagai bukti dukungan terhadap Pemda Kabupaten Tanah Laut. (Ari/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya