Dukung Ketahanan Laut, Pindad Tandatangani Kontrak Pengadaan Senjata dan Munisi Dengan Bakamla

19 October 2020 00:40
Dukung Ketahanan Laut, Pindad Tandatangani Kontrak Pengadaan Senjata dan Munisi Dengan Bakamla
Disaksikan Bakamla RI Laksdya Bakamla Aan Kurnia, Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose menandatangani kontrak pengadaan senjata mitraliur 12,7 mm dan munisi untuk kapal patroli Bakamla RI di Gedung Perintis Kemerdekaan, Jakarta. (Humas PT Pindad)
.

JAKARTA, TRANS89.COM – Disaksikan Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya Bakamla Aan Kurnia, Direktur Utama PT Pindad (Persero) Abraham Mose serta Kepala Biro Sarana dan Prasarana Bakamla RI, Laksamana Pertama Bakamla Amrein menandatangani kontrak pengadaan senjata mitraliur 12,7 mm dan munisi untuk kapal patroli Bakamla RI di Gedung Perintis Kemerdekaan, Jakarta.

Acara penandatanganan disaksikan oleh jajaran pejabat Bakamla RI, Direktur Bisnis Produk Hankam Pindad, Heru Puryanto, VP Pemasaran dan Penjualan Hankam, Edy Purwanto, GM Senjata, Wijil Jatmiko serta VP Corporate University, Bayu A Fiantoro baru-baru ini.

Adapun senjata yang dibeli oleh Bakamla RI yaitu senapan mesin SM-5 kaliber 12,7 x 99 mm yang memiliki jangkauan hingga 1.830 m dengan kecepatan tembakan 400-600 butir/menit.

Sementara itu, pengadaan munisi berbagai kaliber meliputi munisi senjata genggam, senjata laras panjang, sniper, senjata 12,7 mm dan submachine gun.

Produk-produk alutsista PT Pindad (Persero) akan mendukung Bakamla RI dalam melaksanakan tugas melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan dan wilayah yurisdiksi Indonesia.

“Terimakasih atas kepercayaan Bakamla RI menggunakan produk industri pertahanan dalam negeri buatan Pindad,” kata Abraham Mose melalui siaran persnya.

Menurut dia, produk-produk alutsista buatan Pindad akan mengawal dan mendukung tugas pokok Bakamla RI dalam menjaga ketahanan laut Indonesia.

“Dukungan Pindad tidak berhenti sampai disini, tetapi akan terus berlanjut di masa yang akan datang,” tutur Abraham.

Ia menjelaskan, dalam segi industri, Pindad akan terus mengembangkan diri untuk terus dapat mendukung kebutuhan Bakamla.

“Harapan kedepannya, agar kerja sama terus berlanjut, produk-produk pertahanan dalam negeri khususnya Pindad dapat terus tumbuh dan berkembang, maju bersama untuk Indonesia,” jelas Abraham.

Kepala Bakamla RI, Laksdya Bakamla Aan Kurnia, menyampaikan Bakamla RI mendukung industri pertahanan nasional untuk dapat berkontribusi meningkatkan ketahanan laut Indonesia.

“Kami Bakamla sebelumnya juga telah meninjau fasilitas produksi dan menguji produk persenjataan Pindad saat mengunjungi kantor pusat Pindad di Bandung, Agustus lalu,” papar Aan.

Dirinya berharap, dalam pembelian senjata ini untuk memperkuat kekuatan dalam tugas, terutama untuk menegakkan hukum dan hubungan kerja sama antara Bakamla dengan Pindad dapat berjalan dengan baik, serta mampu untuk meningkatkan tugas-tugas.

“Bakamla juga turut memajukan program pemerintah untuk memajukan produk dalam negeri,” ujar Aan.

Sekedar dikeathui, Bakamla RI, instansi pemerintah diluar lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan TNI telah memperoleh perizinan pengendalian senjata api standar militer berdasarkan Peraturan Menteri Pertahanan (Permenhan) RI Nomor 12 Tahun 2020.

Penandatanganan Nota Kesepahaman

Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Pindad (Persero) dengan Bakamla RI tentang pemanfaatan sumber daya dalam rangka peningkatan keamanan laut.

Ruang lingkup NK meliputi potensi produk Pindad untuk mendukung kebutuhan alutsista Bakamla RI, kerjasama penelitian dan pengembangan, melakukan pelatihan-pelatihan dan kerja sama lainnya yang disepakati bersama.

PT Pindad (Persero) sebagai perseroan terbatas milik negara dibentuk pada tahun 1983. Pindad aktif memproduksi berbagai alutsista untuk kebutuhan TNI, dan juga telah mengekspor sejumlah produk unggulannya seperti amunisi, senjata dan kendaraan tempur ke pasar global.

PT Pindad selain menghasilkan alutsista juga memiliki Direktorat Industrial yang menghasilkan alat berat seperti ekskavator, traktor, crane kapal laut serta pengait rel kereta api, motor traksi hingga generator. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya