Dansatgas Pamtas RI-PNG Dampingi Dankolakops di Perayaan Pentahbisan 4 Imam Baru di Keerom

20 October 2020 14:31
Dansatgas Pamtas RI-PNG Dampingi Dankolakops di Perayaan Pentahbisan 4 Imam Baru di Keerom
Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 100 Prajurit Setia, Mayor Inf M Zia Ulhaq dampingi Komandan Komando Pelaksana Operasi Korem 172 Praja Wira Yakti, Brigjen TNI Izak Pangemanan dalam rangka perayaan pentahbisan 4 imam baru yang dilaksanakan di gereja Santo Mikhael, Kampung Banda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua. (Penerangan Yonif Raider 100 Prajurit Setia)
.

KEEROM, TRANS89.COM – Komandan Satgas (Dansatgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia (RI)-Papua Nugini (PNG) Yonif Raider 100 Prajurit Setia, Mayor Inf M Zia Ulhaq dampingi Komandan Komando Pelaksana Operasi Korem 172 Praja Wira Yakti, Brigjen TNI Izak Pangemanan dalam rangka perayaan pentahbisan 4 imam baru yang dilaksanakan di gereja Santo Mikhael, Kampung Banda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, Minggu (18/10/2020).

Pelaksanaan pentahbisan tersebut turut di hadiri pula Keuskupan Jayapura, Uskup Mgr Leo Laba Ladjar OFM beserta jajarannya, serta 4 imam baru, yakni RD Fransiskus Walfaga Hilapok, RD Yohanes Mangguwop, RD Vikianus Bauntal, dan Yohanes Budianto Uttun.

Perayaan pentahbisan tersebut diawali dengan acara tradisi berupa tari-tarian dan juga disertai acara bakar batu yang dilaksanakan oleh masyarakat Kampung Banda.

Dilanjutkan dengan Ibadah bersama dipimpin Uskup Mgr Leo Laba Ladjar OFM mengatakan, patut kita syukuri kepada Tuhan yang telah memberikan kita nafas kehidupan sampai saat ini.

“Teruntuk kepada 4 imam baru dengan harapan besar dapat membimbing serta memberikan contoh kepada jemaat dan seluruh masyarakat dalam meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Uskup Leo.

Menurut dia, dengan menjadi imam berarti melaksanakan tugas keselamatan, sehingga jika tidak dikelolah secara baik, maka umat Tuhan pun tidak memperoleh keselamatan.

“Untuk itu, hendaklah tugas keselamatan dapat dikelolah secara baik, sehingga umat mendapat keselamatan dan hal inilah yang menjadi tugas dan tanggung jawab besar yang harus dilaksanakanya,” tutur Uskup Leo.

Ia berpesan, harapan kita bersama dengan perayaan 4 imam baru, diharapkan dapat memberikan motivasi kepada generasi muda khususnya di Kabupaten Keerom, sehingga dapat meneruskan imam-imam berikutnya.

Ini bertujuan dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya hidup penuh keimanan dengan menghindari segala bentuk kekerasan, pelanggaran, baik dalam keluarga maupun di dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,” pesan Uskup Leo.

Hal senada juga disampaikan Dansatgas Yonif Raider 100 Prajurit Setia, Mayor Inf M Zia Ulhaq, menyampaikan selain mempererat hubungan kemanunggalan TNI rakyat, para prajurit juga menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama.

“Walaupun kita berbeda-beda agama, namun kita tetap satu warga negara Indonesia dengan satu tujuan keselamatan dari yang Kuasa, sehingga menjaga toleransi antar umat beragama,” papa Zia melalui rilis tertulisnya diterima Redaksi, Senin (19/10/2020). (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya