Perkara Pengadaan Bibit Sawit Disbun Sulbar 2013, JPU Kejaksaan Pasangkayu Limpahkan ke PN Mamuju Untuk Segera Disidangkan

17 October 2020 21:49
Perkara Pengadaan Bibit Sawit Disbun Sulbar 2013, JPU Kejaksaan Pasangkayu Limpahkan ke PN Mamuju Untuk Segera Disidangkan
.

MAMUJU, TRANS89.COM – Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan bibit kelapa sawit pada Dinas Perkebunan Propinsi Sulawesi Barat (Sulbar) tahun anggaran 2013 oleh Kejaksaan Negeri Pasangkayu telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kelas I A Mamuju untuk disidangkan.

Pelimpahan berkas kasus tersebut diserahkan langsung ke tiga Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hendryko Prabowo, Fauzipaksi, dan Hasbullah, dan diterima Panitera Muda Tipikor Satria Ruddin, di Pengadilan Negeri Tipikorb Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (16/10/2020).

Mewakili Kajari Pasangkayu Imam MS Sidabutar, Kasi Intelijen Fauzipaksi menyampaikan, adapun terdaftar dalam pelimpahan berkas berjumlah 5 terdakwa, masing-masing yang pertama atas nama Ardin Paterru Bin Paterru, kedua Supriyanto Bin Parmopanitro, tiga Muhammad Iqbal Bin Amiran, keempat Hasbudi Bin Camba, dan yang terakhir Hamrullah Said Bin Muh Said.

“Kelima terdakwa telah kami limpahkan dengan berkas perkara terpisah atau dengan istilah Splitsing,” urainya.

Menurut dia, pelimpahan berkas perkara dengan barang bukti sebanyak 120 (seratus dua puluh) dokumen dan Slip setoran Uang tunai sebesar Rp. 40.000.000,- (empat puluh juta rupiah) dengan pecahan uang Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) sebanyak 400 lembar yang sudah disetorkan ke RPKL.

Fauzipaksi menjelaskan, kelimanya didakwa karena melanggar Pasal 2 ayat (1) Subs Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUH Pidana.

“Meski Kajari sudah melimpahkan berkas perkara ke PN, tapi sementara ini para terdakwa masih ditahan di rutan Polres Pasangkayu,” jelasnya.

Ia berharap, setelah pelimpahan berkas, persidangan perkara ini segera dilaksanakan dalam waktu dekat dan tinggal menunggu  hasil penetapan persidangan oleh Ketua Majelis Hakim.

“Iya, kami sangat berharap, persidangan bisa cepat kita tinggal menunggu hasilnya oleh Hakim Majelis di PN Mamuju,” tutup Fauzipaksi. (Angga/Ndi)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya