Marak Aksi Penolakan Omnibus Law, Ketua MUI Pasangkayu Ingatkan Untuk Tabayyun Sikapi UU Cipta Kerja

17 October 2020 02:40
Marak Aksi Penolakan Omnibus Law, Ketua MUI Pasangkayu Ingatkan Untuk Tabayyun Sikapi UU Cipta Kerja
Ketua MUI Kabupaten Pasangkayu, Maslim Halimin. (Kennedy/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Saat ini marak pergerakan dalam menyuarakan tuntutan terhadap Omnibus Law Undang-undang UU) Cipta Kerja diberbagai daerah termasuk di Kabupaten Pasangkayu.

Aksi tersebut dinilai wajar, karena setiap masyarakat mempunyai kebebasan untuk berpendapat dimuka umum.

Namun Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasangkayu, Maslim Halimin mengingatkan kepada masyarakat khususnya pemuda dan buruh, agar tidak bertindak secara anarkis dalam menyampaikan pendapatnya.

“MUI akan mendorong Omnibus Law UU Cipta Kerja tersebut melalui judicial review (peninjauan kembali) ke Mahkamah Konstitusi (MK), agar direvisi kembali poin-poin yang merugikan buruh dan pekerja,” ujar Maslim di Pasangkayu, Jumat (16/10/2020).

Menurut dia, masih ada pasal-pasal yang tidak berpihak kepada buruh, maka dari itu, pihaknya akan mendorong revisi Omnibus Law UU Cipta Kerjaini melalui MK.

“Jadi masyarakat agar tetap tenang dan menahan diri. Jikapun sudah terlanjur berdemo, kami imbau tetap tertib dan mematuhi aturan yang berlaku,” tutur Maslim.

Ia menyebutkan, tetapi itu bukan saran MUI untuk berdemo, lebih baik maju ke MK melalui proses judicial review.

“Penyelesaian segala sesuatu tidak mesti melalui demonstrasi,” sebut Maslim.

Dirinya mengingatkan kepada masyarakat agar Tabayyun (teliti) dengan segala informasi yang beredar.

“Telitilah terlebih dahulu ketika mengetahui sebuah berita, tidak boleh sembarangan menerima dan menyebarkan suatu berita yang belum diteliti terlebih dahulu,” pesa Maslim.

Lanjut Maslim, banyak sekali diera modern informasi yang cepat beredar karena canggihnya teknologi.

“Jadi penting bagi kita untuk Tabayyun terlebih dahulu agar tidak menyebarkan berita palsu atau hoax yang membuat gaduh ditengah masyarakat,” imbuhnya. (Kennedy/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya