Tolak Omnibus Law, Mahasiswa Geruduk DPRD Provinsi Sulawesi Selatan

14 October 2020 16:08
Tolak Omnibus Law, Mahasiswa Geruduk DPRD Provinsi Sulawesi Selatan
Ratusan mahasiswa unjuk rasa tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja depan kantor DPRD Provinsi Sulsel Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar. (Slamet Untung Imam Santoso/Trans89.com)
.

MAKASSAR, TRANS89.COM – Ratusan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) dipimpin Ketua Pesdien Mahasiswa (Presma) UNM, Aksa unjuk rasa tolak Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja, depan kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Selasa (13/10/2020).

Massa aksi membawa spanduk bertuliskan, DPR RI sudah buta, tuli dan bisu, Perppu adalah harga mati. Cabut Omnibus Law, mendesak Presiden terbitakan Perppu, hentikan tindakan represif terhadap para demonstran, tindak tegas oknum kepolisian yang melakukan tindakan represif.

Tuntutan massa aksi, Aksa mendesak untuk mencabut Omnibus Law UU Cipta Kerja, dan mendesak Presiden menerbitkan Peraturan Pemerintanh Pengganti Undang-Undang (Perpu).

“Kami meminta hentikan tindakan represif yang diduga dilakukan oknum aparat terhadap demonstran, dan tindak tegas oknum aparat yang melakukan tindakan represif,” tegas Aksa.

Peserta aksi diterima aspirasinya Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Syahrir, menyampaikan apa menjadi tuntutan adik-adik sekalian, kami dari Fraksi Demokrat mengumpulkan dan nantinya akan kami teruskan ke pusat untuk segera dilakukan revisi serta pertimbangan secara detail.

“Fraksi Demokrat sendiri ikut menolak UU Omnibus Law saat disahkannya di sidang paripurna DPR RI Senin malam, 5 Oktober 2020,” papar Syahrir.

Para pengunjuk rasa kemudian membakar ban bekas dan tak lama kemudian ikut bergabung bergabung Front Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Maskil dan mahasiswa asal Kabupaten Bone dipimpin Andi Alfian juga menolak pengesahan Omnibus Law.

Mahasiswa diterima aspirasinya kembali oleh Anggota DPRD Sulslel, Andi Irwan, menyatakan kami semua di Fraksi PAN sama-sama memperjuangakan yang namanya UU Omnibus Law.

“Akan kami teruskan ke Fraksi PAN untuk segera kita rembukkan dan tembuskan ke pimpinan nantinya,” ujar Irwan.

Sementara Syahrir menyebutkan, dirinya sebagai anggota DPRD Sulsel, berterimakasih dan Insyah Allah semoga kita dapat di dengar terkait aspirasi kita di pusat.

“Semoga aspirasi kita semua dapat di dengar oleg pusat dalam hal ini pemerintah dan DPR RI,” ucap Syahrir. (Santoso/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya