Mahasiswa Kembali Geruduk DPRD Sulbar, Ketua DPRD Provinsi Layangkan Surat ke Jakarta Tolak Omnibus Law

13 October 2020 00:39
Mahasiswa Kembali Geruduk DPRD Sulbar, Ketua DPRD Provinsi Layangkan Surat ke Jakarta Tolak Omnibus Law
Berbagai elemen mahasiswa unjuk rasa tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di kantor DPRD Sulbar Jalan Abd Malik Pattana Endeng, Rangas, Kabupaten Mamuju. (Adhy Putra Siregar/Trans89.com)
.

MAMUJU, TRANS89.COM – Ratusan massa yang tergabung dalam berbagai elemen mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) Jalan Abd Malik Pattana Endeng, Rangas, Kabupaten Mamuju, Senin (12/10/2020).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan atas disahkannya Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja oleh DPR-RI bersama dengan pemerintah, Senin 5 Oktober 2020 lalu.

Dalam orasinya, salah seorang massa aksi, Muh Irfan yang juga ketua KOMKAR, meminta DPRD Sulbar untuk melayangkan surat ke DPR-RI sebagai bentuk penolakan terhadap UU Omnisbus Law, serta menuntut pemerintah untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintanh Pengganti Undang-undang (Perppu) pembatalan UU Omnibus Law.

“Hari ini kami menyatakan mosi tidak percaya kepada DPR RI yang telah menjadi penghianat rakyat,” kata Irfan.

Ia menjelaskan, UU Cipta Kerja secara akademik bertentangan dengan konstitusi Undang-undang Dasar (UUD) 1945, lantaran statusnya akan menjadi payung hukum bagi aturan yang lain bahkan mencederai reforma agraria sejati.

“Sedangkan Indonesia saat ini tidak sedang menerapkan sistem hukum common law (hukum adat), dimana hukum diatur berdasarkan pada kebiasaan yang ada di masyarakat,” jelas Irfan.

Menurut dia, bahwa sistem hukum seperti ini kemudian menjadikan Hakim sebagai satu-satunya sumber pengambilan keputusan dalam Pengadilan itu sendiri.

“Tidak hanya itu, Omnibus Law UU Cipta Kerja juga telah mengkhianati cita-cita kemerdekaan Indonesia yang menginginkan terciptanya masyarakat yang sejahtera adil dan makmur,” tutur Irfan.

Ketua DPRD Sulbar, St Suraidah Suhardi menemui massa dan melayangkan surat kepada DPR RI di Jakarta sebagai bentuk penolakan secara kelembagaan. (Adhy/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya