Pemilih Pemula di Pilkada Pasangkayu, Maharani: Memilih Paslon Berdasarkan Visi Misi

07 October 2020 15:15
Pemilih Pemula di Pilkada Pasangkayu, Maharani: Memilih Paslon Berdasarkan Visi Misi
Salah satu pemilih pemula di pilkada Pasangkayu 2020, Maharani Ince Mastur. (Egi Sugianto/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Pemilih pemula atau kelompok milenial di pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Kabupaten Pasangkayu tahun ini, menjadi perbincangan tersendiri.

Bagaimana tidak, dari tiga pasangan calon (paslon) yang akan berkompetisi sudah lakukan kampanye, baik di media sosial (medsos) dan dunia nyata dengan masif mendukung jagoannya. Hal itu dilakukan untuk menarik banyaknya pemilih pemula yang memiliki peran besar dalam menentukan kemenangan.

Salah seorang pemilih pemula, Maharani Ince Mastur yang akan memberikan hak pilihnya untuk kali pertama di pilkada Pasangkayu, sudah tidak sabar datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk memilih paslon yang dianggap mampu memimpin Pasangkayu lebih baik ke depan.

“Pemilu 9 Desember 2020 nanti, saya sudah tercatat sebagai pemilih. Ini tentu menjadi hari bersejarah karena saya sudah bisa ikut menyalurkan hak pilih saya,” kata Maharani di Pasangkayu, Rabu (7/10/2020).

Dikatakannya kesempatan menyalrukan hak pilihnya itu, ia tidak akan menyia-nyiakan untuk memilih jagoannya di pilkada Pasangkayu.

“Sekarang tahapan kampanye sudah berjalan, dan saya sendiri sudah memiliki kriteria pemimpin yang akan saya pilih,” kata Maharani.

Ditanya seperti apa kriterinya, Maharani, menyebutkan bahwa semua kriteria yang diharapkan sudah diwakili pada paslon nomor urut satu, yakni Pasangan Muhammad Saal dan Musawir Azis Isham (Salam).

“Salah satu kriteria yang saya inginkan, adalah hadirnya pasangan yang melayani tanpa melihat perbedaan yang berani turun ke masyarakat,” sebutnya.

Kemudian kata dia, adanya pemimpin kolaborasi pemimpin yang bisa dijadikan sebagai orang tua dan pemimpin muda yang berpenampilan rapi memiliki visi membangun.

“Itu saya lihat ada di Pak Saal dan Musawir. Sebagai pemilih pemula ini yang sayan inginkan agar Pasangkayu ini bisa lebih baik ke depannya. Saya memilih paslon berdasarkan visi misi,” jelas Maharani, Alumni Pondok Pesantren Putri Yatama Mandiri-Sulsel ini.

Sekadar diketahui, Maharani adalah anak ke-6 dari pasangan Ince Mastur dan Marida yang lahir di Pasangkayu 10 Oktober 2003 silam. Sejak di Pesantren ia pernah aktif di organisasi dan pernah menjadi koordinator divisi ibadah.

Melihat dari angka kelahirannya, Maharani baru akan berulang tahun di bulan Oktober ini yang ke-17 tahun, artinya saat 9 Desember 2020 nanti ia sudah berusia 17 tahun 59 hari. (Egi/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya