AF Akan Dilaporkan ke Polda Sulawesi Barat Terkait Modus Dugaan Penipuan

05 October 2020 00:30
AF Akan Dilaporkan ke Polda Sulawesi Barat Terkait Modus Dugaan Penipuan
Ilustrasi makelar kasus. (Net)
.

MAMUJU, TRANS89.COM – Pengembangan kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan ruas Salutambung-Urekang di Kabupaten Majene tahun anggaran 2018 dimana penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat (Sulbar), telah menetapkan 3 orang tersangka.

Proses kasus tersebut tetap berjalan, namun ironisnya, diduga dimanfaatkan oleh oknum makelar kasus (markus) untuk mencari peluang menguras habis uang calon tersangka berikutnya.

Merasa dekat dengan penyidik Kejati, penipuan oknum AF alias HF dengan modus makelar kasus ini, namun diduga mencatut nama institusi penegak hukum dengan menghubungi calon tersangka NS dengan terik menakut-nakuti dan menawarkan jasa kepada korbannya dengan janji bisa menyelesaikan (menghentikan) kasusnya yang sementara berjalan.

Dengan bujuk rayunya, korban tergiur oleh omongan oknum AF yang mengaku dekat dengan penyidik di Kejati, dimana oknum AF-pun meminta sejumlah uang dan korbanpun menyerahkan sejumlah uang secara bertahap dalam bentuk tunai (cash) melalui via transfer dengan total uang senilai Rp887.800.000.

Ditemui dikediaman keluarga korban NS merasa sangat dirugikan dan akan melaporkan ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat, pada hari Senin besok 5 Oktober 2020.

“Kami keluarga sangat merasa dirugikan, ini penipuan dan kami akan laporkan ke Polda Sulbar besok untuk diproses secara hukum, karena apa yang dijanjikan tidak sesuai dengan omongannya, bahwa kasus tidak berproses lagi, tapi kenyataan bapak tetap ditetapkan jadi tersangka,” ungkap R dengan geram di Mamuju, Minggu (4/10/2020).

Dikonfirmasi via whatsapp sebelum berita ini ditayangkan, oknum AF tidak menanggapinya. (Adhy/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya