Sarasehan Persiapan Musda DPD Partai Golkar Kota Surakarta

04 October 2020 16:40
Sarasehan Persiapan Musda DPD Partai Golkar Kota Surakarta
DPD Partai Golkar Kota Surakarta gelar sarasehan politik peran pemegang hak suara dalam mensukseskan Musda Partai Golkar Kota Surakarta tahun 2020, berlangsung di kantor DPD Golkar Jalan Hasanudin, Kota Surakarta, Jateng. (Arif Faisal/Trans89.com)
.

SURAKARTA, TRANS89.COM – Dewan Piminan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surakarta gelar sarasehan politik peran pemegang hak suara dalam mensukseskan musyawarah daerah (Musda) Partai Golkar Kota Surakarta tahun 2020, berlangsung di kantor DPD Golkar Jalan Hasanudin, Kota Surakarta, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (3/10/2020).

Hadir di giat tersebut, Ketua FPD Partai Golkar Surakarta Maria Sri Sumarni, Anggota DPRD Surakarta Taufiqurahman, Sekretaris DPD Partai Golkatr Surakarta Bandung Joko Suryono, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Surakarta Kus Raharjo dan Lukas Suryantoro.

Sekertaris DPD Partai Golkar Kota Surakarta, Bandung Joko Suryono, mengatakan agenda pada siang hari ini terkait akan dilaksanakan Musda ke X pada hari Rabu besok.

“Siang hari dikumpulkan untuk diberikan penjelasan. Nanti pada agenda sore hari ini kita lanjutkan sosialisasi calon walikota dan wakil walikota Surakarta Gibran dan Teguh,” kata Bandung.

Ia menjelaskan, acara Musda kita laksanakan pada hari Rabu 7 Oktober 2002.

“Diharapkan teman-teman bisa mendaftarkan diri dan absen serta diharapkan pada jam 3 Musda bisa langsung dimulai,” jelas Bandung.

Sementara Ketua DPD Partai Golkar Kota Surakarta, Maria Sri Sumarni mengajak ke para peserta untuk panjatkan puji syukur, karena kita bisa berkumpul hari ini dan lama tidak bertemu untuk selalu bisa bersilahturahmi.

“Terimakasih kepada teman-teman DPD bisa hadir semua pada sore ini. Hari Rabu tanggal 7 Oktober 2020, kita akan melaksanakan Musda, harapan kita dapat berjalan lancar dan aman,” ucap Maria.

Dirinya mengemukakan, nanti kita akan kedatangan tamu yaitu paslon di pemilihan kepala daerah (pilkada) Gibran dan Teguh, jadi tolong jaga protokol kesehatan, jangan sampai ada pelanggaran Covid-19.

“Musda kali ini berbeda dimana pemegang suara terkait Musda beda dengan yang dulu, mungkin waktu yang di gunakan 1 sampai 2 hari, dan kalau sekarang harus lebih singkat serta dilakukan dengan musyawarah untuk mufakat agar tidak terjadi perpecahan,” ujar Maria.

Menurut dia, musyawarah mufakat dilaksanakan sebelum Musda, sehingga pada pelaksanaan Musda tinggal ketuk palu, jadi kegiatan sangat simple dan tidak usah berbelit-belit, apabila ada permasalahan kita pecahkan bersama.

“Sore hari ini kita harapkan pelaksanaan Musda ke X pada tanggal 7 Oktober nanti dilaksanakan dengan kebahagiaan penuh kedamaian dan gembira, sehingga bisa menambah imun kita. Saya mohon kegiatan ini kita laksanakan dengan semangat tanpa meninggalkan ADRT Partai Golkar,” tutur Maria. (Arif/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya