Perayaan Tradisional Yaqowiyyu Secara Terbatas dan Virtual di Klaten di Masa Pandemi Covid-19

03 October 2020 17:15
Perayaan Tradisional Yaqowiyyu Secara Terbatas dan Virtual di Klaten di Masa Pandemi Covid-19
Puncak perayaan tradisional Yaqowiyyu di masa pandemi Covid 19 secara terbatas dan virtual tahun 2020, berlangsung di Masjid Besar Kampung Jatinom, Kabupaten Klaten, Jatim. (Arief Faisal/Trans89.com)
.

KLATEN, TRANS89.COM – Puncak perayaan tradisional Yaqowiyyu di masa pandemi Covid 19 secara terbatas dan virtual (online) tahun 2020, berlangsung di Masjid Besar Kampung Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Timur (Jatim), Jumat (2/10/2020).

Hadir di giat tersebut, Penjabatsementara (Pjs) Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko, Wakapolres Klaten Kompol Adi Nugroho, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Klaten, Ketua Pengelola Pelestari Peninggalan Ky Ageng Gribig (P3KAG) Jatinom Ebta Tri Cahya dan Paguyuban P3KAG.

Giat diawali shalat Jumat berjamaah di Masjid Besar Klaten dan bertindak sebagai Imam dan Khotib KH Djamalludin, Dzikir dan Tahlil di Makam Ky Ageng Gribig dipimpin KH Djamalludin.

Sambutan Pjs Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko, mengatakan ada nilai-nilai filosofi yang terkandung di dalam sebaran kue apem Yaqowiyyu dan dilaksanakan dalam situasi pandem Covid-19 secara terbatas.

“Nilai silaturahim yang ditanamkan dari kegiatan ini dan ada nilai sedekah untuk mengajarkan kepada santri dan seluruh masyarakat saling berbagi, karena sebagai manusia wajib hukumnya untuk saling tolong menolong,” kata Sujarwanto.

Ia menjelaskan, kegiatan budaya dan tradisi penyebaran apem Yaqowiyyu merupakan tradisi tahunan yang digelar setiap kali memasuki bulan Safar dalam kalender Hijriah

“Masyarakat tetap bisa melihat pelaksanaan budaya dan tradisi yang terinspirasi dari Ki Ageng Gribig tersebut secara virtual,” jelas Sujarwanto. Dilanjutkan pembacaan doa dipimpin KH Djamalludin.

Tidak ada kegiatan penyebaran apem dan ganti dengan pembagian kue Apem Kiyai Ageng Gribig kepada para santri serta jamaahnya, dalam hal ini Kiyai Ageng Gribig diperagakan oleh KH Djamalludin

Giat di siarkan langsung secara virtual oleh Peduli Klaten Chanel, dan bagi warga yang tidak membawa id card khusus dari panitia, maka tidak diperkenankan masuk ke lokasi Makam Kiyai Ageng Gribig untuk menghindari kerumunan dimas pandemi Covd-19. (Arief/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya