Bupati Pasangkayu Hadiri Pembagian Bibit Kelapa Hibrida Bantuan Pemerintah Desa Kulu

03 October 2020 01:05
Bupati Pasangkayu Hadiri Pembagian Bibit Kelapa Hibrida Bantuan Pemerintah Desa Kulu
Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa hadiri penyaluran bantuan pemerintah Desa Kulu berupa bantuan bibit kelapa hibrida di aula kantor Desa Kulu, Kecamatan Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Sarwo Kartika Roni/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Pemerintah Desa Kulu salurkan bantuan bibit kelapa hibrida di aula kantor Desa Kulu, Kecamatan Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (2/10/2020).

Hadir di giatan tersebut, Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa, Asisten I Abdul Wahid, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pasangkayu Muh Ikbal N Pali, Kepala Satpol PP Nasrum, Anggota DPRD Pasangkayu I Putu Suardana, Irfandi Yaumil dan Saifuddin Andi Baso, Kepala Desa (Kades) Kulu Aco Nandu.

Kades Kulu, Aco Nandu ucapkan terima kasih kepada masyarakat, karena telah hadir melebihi dari undangan yang disampaikan, dimana yang kami undang hanya 20 orang, tapi yang hadir ada sekitar 40 orang.

“Melalui kesempatan ini, saya juga sampaikan kepada bapak bupati, bahwa kami pemerintah Desa Kulu aktif mensosialisasikan kepada masyarakat agar memberlakukan 3 M, yakni rajin mencuci tangan, selalu memakai masker dan menjaga jarak,” ucap Aco.

Ia menjelaskan, bantuan kelapa hibrida sebanyak 2.200 pohon bersumber dari dana desa (DD) tahun 2020, dengan nilai anggaran sebesar Rp99 juta, dan setiap kepala keluarga (KK) mendapatkan 10 pohon bibit kelapa.

“Kelapa hibrida ini akan ditanam di lingkungan rumah masing-masing masyarakat, dengan harapan dapat meningkatkan ekonomi keluarganya,” jelas Aco.

Sementara Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa, mengatakan sekarang ini telah terbit Peraturan Bupati (Perbup) Pasangkayu nomor 21 tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokoler kesehatan, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Mulai hari Senin 5 Oktober 2020, jajaran Satpol PP, Polres bersama Kodim 1427 Pasangkayu akan melakukan operasi Yustisi untuk penerapan aturan tersebut,” kata Agus bupati dua periode ini.

Ia menjelaskan, dengan adanya Perbub Pasangkayu tersebut, segala bentuk kegiatan sosial seperti pesta maupun kampanye oleh calon bupati dan wakil bupati harus mematuhi protokol kesehatan.

“Sekarang ini Pemkab Pasangkayu telah memperpanjang kerjasama dengan BPJS Kesehatan, jadi masyarakat yang terdaftar Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatn yang ditanggung Pemerintah Daerah (Pemda) Pasanagkayu, itu bisa lagi digunakan berobat di setiap Rumah Sakit (RS),” jelas Agus.

Menurut dia, terkait dengan pengadaan bibit kelapa hibrida dari pemerintah Desa Kulu ini, adalah sangat bagus dan sejalan dengan program pemerintah kabupaten *Pemkab) Pasangkayu.

“Kelapa hibrida ini berdasarkan pantauan saya bisa menghasilkan buah yang sangat banyak, sehingga saya berharap dipelihara sebaik mungkin, sehingga dapat membantu perekonomian,” tutur Agus.

Dirinya mengemukakan, jika suatu daerah ingin maju, kuncinya adalah kebersamaan dalam membangun daerah ini, kalau tidak ada kebersamaan antara pemerintah desa dengan kabupaten dalam hal pembangunan di segala lini, bisa dipastikan tidak ada yang akan berjalan maksimal.

“Jika masyarakat memiliki kelapa sawit yang tidak berbuah secara baik karena bibitnya asal beli tanpa melihat kualitas, bisa mengajukan untuk direplanting ke Dinas Perkebunan,” Ujar Agus.

Lanjut Agus, saat ini di Kabupaten Pasangkayu mendapatkan jatah 130 hektar (ha) replanting perkebunan kelapa sawit dari Kementerian Pertanian (Kementan), tapi sampai sekarang baru sekitar 3 ribu ha yang terpenuhi.

“Saya bingung dimana bisa mendapatkan lahan untuk di replanting di Pasangkayu ini, karena bantuan replanting ini juga tersedia bibit sawit unggul dan bisa menghasilkan minyak yang bagus,” tambahnya. (Sarwo/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya