Tekan Penyalahgunaan Narkoba di Pasangkayu, BNN Sulbar Sosialisasi di Dermaga Tanjung Bakau PT TSL

01 October 2020 23:53
Tekan Penyalahgunaan Narkoba di Pasangkayu, BNN Sulbar Sosialisasi di Dermaga Tanjung Bakau PT TSL
.
PASANGKAYU, TRANS89.COM – Untuk menekan penyebaran penyalahgunaan Narkoba di Propinsi Sulawesi Barat (Sulbar), khususya di Kabupaten Pasangkayu, Badan Narkoba Nasional (BNN) Sulbar menggelar sosialisasi pencegahan, di Dermaga Pelabuhan Tanjung Bakau PT Tanjung Sarana Lestari (TSL), Desa Ako, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (01/10/2020).
Sosialisasi langsung Kepala BNN Sulbar Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto, Dandim 1427 Pasangkayu Letkol Inf. Novyaldi, Kapolres Pasangkayu AKBP Leo H Siagian, Factory Manager PT TSL Eka Prasetiawan, Kepala Pelabuhan Tanjung Bakau Agung Wihatnanto, CDAM Astra C1 Teguh Ali, CDO PT Letawa Hermanto Rudi.
Kepala BNN Sulbar Brigjen Pol. Sumirat Dwiyanto menyampaikan, Sosialisasi P4GN adalah sebagai upaya pemerintah untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan narkotika dan obat atau bahan berbahaya yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi generasi muda dan masyarakat.
Serta, kata Sumirat, bisa memberikan pemahaman dan membekali kepada peserta dengan pengetahuan tentang narkotika dan obat atau bahan berbahaya. Sehingga peserta Sosialisasi ini nantinya diharapkan untuk menjadi duta P4GN bagi dirinya dan keluarga, lingkungan serta masyarakat.
“Pengetahuan tentang P4GN bagi peserta Sosialisasi sangatlah bermanfaat bagi peserta itu sendiri, keluarga, bahkan bagi lingkungan di masyarakat sekitarnya,” terangnya.
Ia juga menjelaskan, bahwa untuk melakukan penekanan terhadap penyalahgunaan narkoba, diperlukan kesepakatan bersama melawan narkoba.
“Kita tidak boleh lengah sedikitpun, karena para bandar dan penikmat barang haram tersebut ini tidak mengenal musim, selalu menggunakan setiap momentum sebagai peluang,” katanya.
Terkhusus di Kabupaten Pasangkayu yang merupakan wilayah perbatasan Provinsi, lanjut Sumirat peningkatan kewaspadaan perlu ditingkatkan, mengingat didorong banyaknya penduduk yang pulang kampung dengan menggunakan berbagai mode transportasi publik yang rawan digunakan sebagai modus peredaran gelap narkoba.
“Apalagi daerah Pasangakayu ini mempunyai banyak dermaga pelabuhan, terminal bus, dan merupakan jalur utama Trans. Tidak tertutup kemungkinan Dermaga rawan akan penyelundupan barang haram narkoba yang merupakan musuh bersama kita. Pada intinya, pencegahan penyalahgunaan narkoba bukan hanya tanggung jawab TNI dan Polri saja, tetapi tanggung jawab bersama yakni masyarakat itu sendiri,” papar Sumirat. (Sarwo/Ndi)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya