GP Ansor Gelar Dialog Merah Putih Ciptakan Pilkada Majene Aman dan Nyaman Ditengah Pandemi Covid-19

30 September 2020 00:36
GP Ansor Gelar Dialog Merah Putih Ciptakan Pilkada Majene Aman dan Nyaman Ditengah Pandemi Covid-19
GP Ansor Majene menggelar dialog Merah Putih dengan tema, 'menciptakan pilkada Kabupaten Majene yang aman dan nyaman di tengah pandemi Covid-19', berlangsung di aula Hotel Nusabila Lembang Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Majene, Sulbar. (Ibrahim/Trans89.com)
.

MAJENE, TRANS89.COM – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Majene menggelar dialog Merah Putih dengan tema, ‘menciptakan pilkada Kabupaten Majene yang aman dan nyaman di tengah pandemi Covid-19’, berlangsung di aula Hotel Nusabila Lembang Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (29/9/2020).

Hadir di giat tersebut, Ketua KPU Majene Muh Arsalin Aras, Ketua Bawaslu Majene Sopyan Ali, Ketua GP Ansor Majene Muhammad Makruf Muchtar, Ketua GP Ansor Sulbar Sudirman AZ, tim pasangan calo (paslon) And Sukri Tamalele Aris Kalma (AST-Aris), organisasi Cipayung Kabupaten Majene

Sambutan Ketua GP Ansor Majene, Muhammad Makruf Muchtar, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan oleh GP Ansor untuk menciptakan pemilu yang damai, gerakan pilkada ini kami hanya ingin mengingatkan tentang keamanan pilkada walaupun pelaksanaan pilkada ini dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

“Penyakit ini kita ketahui tidak ada obatnya hingga kini walaupun pada tahun 2021 ada rencana vaksin untuk penyakit wabah ini tapi tidak efektif, dan kita semua mempunyai kewajiban untuk mengamankan pilkada ke depan agar tercipta pilkada yang sehat aman dan damai,” kata Makruf.

Ketua GP Ansor Sulbar, Sudirman AZ, menjelaskan dalam rangka pilkada di wilayah Sulawesi Barat terutama di 4 kabupaten yakni Kabupaten Majene, Mamuju, Mamuju Tengah (Mateng dan Pasangkayu, kita mencoba mengajak kepada seluruh tim sukses dan elemen masyarakat mari kita mensukseskan pilkada dengan mengutamakan protokol kesehatan.

“Dengan adanya kabar duka yang menimpa Bupati Majene, kami para panitia selalu berkoordinasi agar supaya kedua paslon bisa hadir dan terima kasih paslon nomot 2 sudah hadir dan tinggal menunggu paslon atau perwakilan dari paslon nomor 1 Patmawati Fahmi-Lukman,” jelas Sudirman.

Menurut dia, agar supaya kita bisa sama-sama mendengarkan tata cara langkah kedepannya dan bisa mensosialisasikan kepada para pendukung dan tim sukses agar kita bisa melaksanakan pilkada yang damai tenteram tentunya dengan mengutamakan protokol kesehatan.

“Setelah kegiatan ini, kita akan lanjutkan pembagian masker,” tutur Sudirman.

Ketua KPU Majene, Muh Arsalin Aras merasa bangga bisa bernostalgia kembali di forum ini dalam rangka membahas pilkada ke depan ditengah pandemi Covid-19 dengan mengutamakan protokol kesehatan.

“Sebenarnya lebih afdol kalau kedua paslon bisa hadir disini, karena mereka inilah yang akan berinteraksi di masyarakat nantinya,” ujar Arsalin.

Ia menyebutkan, barusan ada pemilihan cuma jarak 6 bulan dari Juni sampai Desember, ini mepet waktu, bahkan biasa diadakan rapat dua kali sehari untuk membahas pilkada, dan ini harus sampai lima kali rapat untuk menuntaskan APBD pilkada yang sudah sangat minim ini karena sudah dipotong lagi untuk Covid-19 yaitu Rp700 juta.

“Pandemi itu hadir tidak ada yang tau kapan dia hadir dan kapan berakhir. Protokol kesehatan jelas minimal pakai masker, jaga jarak minimal satu meter, apakah kondisi ini bisa diterapkan oleh kita terutama paslon saat di lapangan terutama waktu kampanye,” sebut Arsalin.

Menurutnya, poin penting yang harus dipedomani kedua paslon tidak ada kampanya di luar lapangan.

“Kampanye dilakukan di dalam ruangan minimal 50 orang, karena kalau tidak, kasian pada masyarakat kita, maka tugas kita mensosialisasikan regulasinya agar kita bisa me-Merah Putih-kan Kabupaten Majene,” tutur Arsalin.

Ketua Bawaslu Majene, Sofyan Ali, menyampaikan berlanjutnya tahapan pilkada tahun 2020 harus disertai dengan persyaratan tertentu yang harus dipenuhi oleh pihak yang terlibat.

“Misalnya Bawaslu wajib menyediakan anggaran untuk penyediaan lalat pelindung diri (APD). Kemudian setiap paslon dan tahapan pilkada juga harus memenuhi protokol kesehatan Covid-19,” papar Sofyan.

Ia mengemukakan, berlanjutnya tahapan pilkada pada masa pandemi Covid-19 terkendala dengan kurangnya aturan perundang-undangan terkait pelanggaran protokol kesehatan.

“Misalnya Bawaslu tidak memiliki landasan hukum terkait pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh massa pendukung. Bawaslu hanya dapat melaporkan hal tersebut kepada Polri, kemudian Polri dapat membubarkan acara tersebut. Tidak ada aturan yang memberikan kewenangan kepada Bawaslu untuk menindak secara langsung,” ujar Sofyan.

Dirinya menyebutkan, dengan berlanjutnya tahapan pilkada, sebagian bentuk kampanye sudah dilarang, tidak ada lagi kampanye dalam bentuk umum di luar ruangan yang melibatkan kerumunan massa.

“Kampanye hanya boleh dilakukan secara daring (online) melalui akun yang sudah terdaftar. Selain itu, juga dapat dilakukan rapat terbatas di dalam ruangan yang melibatkan maksimal 50 orang serta maksimal 50% dari kapasitas ruangan,” sebu Sofyan.

Perwakilan Tim paslon nomor 2 AST-Aris, M Rusbi Hamid, mengatakan pihaknya mewakili paslon AST-Aris siap mentaati peraturan protokol kesehatan Covid-19 dalam tahapan pilkada Majene tahun 2020.

“Pihaknya bersedia mematuhi PKPU Nomor 13 tahun 2020 serta imbauan oleh KPU dan Bawaslu yang diberikan kepada paslon. Kami juga sudah membuat jadwal kampanye dalam bentuk pertemuan terbatas dan berjanji akan memberikan kuota maksimal 50 orang dalam setiap pelaksanaannya,” kata Rusbi.

Lanjut Rusbi, selain masalah protokol kesehatan Covid-19 di pilkada Majene tahun 2020, juga rawan dengan adanya kampanye hitam yang dapat memanaskan tensi pilkada.

“Karena itu, setiap kandidat harus mampu mengedukasi pendukungnya untuk menghindari kampanye hitam, terutama yang dapat memicu gesekan antara pendukung,” tambahnya. (Ibra/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya