Gerakan Mahasiswa Sospol Unismuh Makassar Minta Pilkada Serentak Ditunda

30 September 2020 00:31
Gerakan Mahasiswa Sospol Unismuh Makassar Minta Pilkada Serentak Ditunda
Gerakan Mahasiswa Sospol Unismuh Makassar unjuk rasa mendesak pemerintah untuk menunda pilkada serentak 9 Desember 2020, berlangsung depan Kampus Unismuh Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Sulsel. (Slamet Untung Imam Santoso/Trans89.com)
.

MAKASSAR, TRANS89.COM – Gerakan Mahasiswa Sospol Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dipimpin Rahmatul Ihsyan unjuk rasa mendesak pemerintah untuk menunda pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 9 Desember 2020, berlangsung depan Kampus Unismuh Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (28/9/2020).

Massa aksi menahan truk kontainer nomor polisi (nopol) DD 8620 MI dan nopol DD 8930 RH untuk dijadikan panggung orasi, sehingga mengakibatkan arus lalin macet dari arah Kota Makassar menuju Kabupaten Gowa.

Tuntutan massa aksi, Rahmatul Ihsyan menolak pilkada serentak 9 Desember 2020, dan menolak Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja, dan stop perampasan lahan mata pencaharian rakyat secara reforma agraria,

“Kami mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi kinerja Kementerian BUMN beserta Komite Pengendalian Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” tegas Rahmatul.

Ia juga meminta stop tindakan refresif oknum aparat kepolisian dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar mendesak setiap pejabat sementara kepala daerah untuk fokus menegakkan reformasi birokrasi di daerah masing-masing,” pinta Rahmatul.

Tak lama kemudian para pengujuk rasa melepas kendaraan truk nopol DD 8930 RH dan nopol DD 8620. (Santoso/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya