Pemprov Sulawesi Barat Bersama PT Dwitunggal Nusa Mandiri Tandatangani MoU Untuk Kembangkan Tanaman Kedelai

29 September 2020 17:47
Pemprov Sulawesi Barat Bersama PT Dwitunggal Nusa Mandiri Tandatangani MoU Untuk Kembangkan Tanaman Kedelai
Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar lakukan penandatanganan MoU dengan PT Dwi Tunggal Nusantara Mandiri dalam pengembangan tanaman kedelai berlangsung di ruang pertemuan lantai 2 kantor gubernur Sulbar, Jalan Abd Malik Pattana Endeng, Kabupaten Mamuju. (Dok. Dinas Kominfo Sulbar)
.

MAMUJU, TRANS89.COM – Sebagai tindak lanjut dari penanaman perdana kedelai di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Juni lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) bersama PT Dwitunggal Nusa Mandiri (DNM) lakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) untuk pengembangan tanaman kedelai tahun 2021.

Penandatanganan MoU dilakukan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar dengan Direktur PT Dwitunggal Nusa Mandiri, Petrus Chandra di ruang rapat lantai 2 kantor gubernur Jalan Abd Malik Pattana Endeng, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Senin (28/9/2020).

“Penandatanganan kerjasama ini merupakan tindaklanjut dari acara tanam perdana kedelai di Polman pada bulan Juni 2020 lalu,” kata Ali.

Menurut dia, tujuan akhir dari kerjasama tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan petani Sulbar.

“Sayamengingatkan segala bentuk kerjasama yang dilakukan antara pihak investor dan petani harus benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada para petani Sulbar,” tutur Ali.

Ia berharap, melalui kerjasama tersebut adalah persoalan dalam pengembangan kedelai dalam penyediaan bibit unggul dan pemasaran dapat diatasi petani.

“Saya mengapresiasi atas kehadiran PT Dwitunggal Nusa Mandiri yang telah bersedia bekerjasama dalam pembangunan pertanian di Sulbar, khususnya dalam pengembangan komoditi kedelai. Ini yang kita mau bangun di Sulbar, dimana Sulbar kedepan dapat menjadi daerah sesuai impian kita nantinya,” ujar Ali.

Sementara Direktur PT Dwitunggal Nusa Mandiri, Petrus Chandra, menyebutkan berbicara makanan paling murah di Indonesia seperti tahu dan tempe merupakan hal yang lumrah.

“Tapi sangat miris ketika melihat data yang ada hampir semua kedelai yang dikonsumsi masyarakat Indonesia berasal dari Amerika dengan jumlah pengeluaran 2,9 miliar dolar setara dengan Rp42 triliun devisa yang dikeluarkan untuk negara tersebut,” sebut Petrus.

Dirinya mengemukakan, kalau kita impor senjata, mobil, pesawat, itu masih wajar, tetapi bagaimana mungkin hanya tempe saja kita impor dari Amerika.

“Untuk itu, saya yakin dimulai dari Sulbar dibawah kepemimpinan gubernur, kita jadikan provinsi ini sebagai yang pertama mengembangkan proyek tanaman kedelai berskala luas dan di Indonesia. Ini juga yang pertama kali kita akan buat petani Sulbar menjadi contoh bagi para petani di tempat lain,” ujar Petrus.

Ketua Pelaksana Brigade Pertanian Sulbar, Fakhruddin, menyampaikan kebutuhan kedelai bahan baku tahu dan tempe serta olahan lainnya setiap tahun mengalami peningkatan, sebab sebagian besar kebutuhan tersebut masih dipenuhi oleh produksi petani.

“Peningkatan produksi kedelai lokal menjadi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor,” papar Fakhruddin.

Ia mengungkapkan, melalui pendekatan pengembangan kawasan kedelai pada tahun 2021, diharapkan terjadi peningkatan produksi di daerah sentra kedelai dan akan tumbuh sentra-sentra baru pengembangan kedelai.

“Melalui surat Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) RI Nomor B 285/TU.0 20/C.4/09/2020 tanggal 4 September 2020, pada tahun 2021, Sulbar mendapatkan program prioritas pengembangan kedelai 50.000 hektar (Ha) dan menjadi provinsi andalan untuk meningkatkan produksi kedelai dalam negeri,” ungkap Fakhruddin.

Lanjut Fakhruddin, kegiatan tanam perdana keledai di Kecamatan Wonomulyo seluas 500 Ha, perkiraan minggu ke-3 hingga akhir Oktober telah memasuki masa panen.

“Untuk itu diharapkan kepada investor segera menyiapkan perangkat agar dapat menyerap hasil produksi petani tersebut,” tambahnya. (Edi/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya