Bawaslu Kutai Timur Gelar Rakor Pengawasan Kampanye Dihadiri Panwascam

29 September 2020 00:21
Bawaslu Kutai Timur Gelar Rakor Pengawasan Kampanye Dihadiri Panwascam
Bawaslu Kutim gelar rakor pengawasan kampanye bagi panwascam se-Kabupaten Kutim dalam rangka pemilihan bupati dan wakil bupati Kutim tahun 2020, berlangsung di Hotel Royal Viktoria Jalan Awh Syahrani, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutim, Kaltim. (Mas Ole/Trans89.com)
.

KUTAI TIMUR, TRANS89.COM – Bawaslu Kutai Timur (Kutim) gelar rapat koordinasi (Rakor) pengawasan kampanye bagi panitia pengawas kecamatan (panwascam) se-Kabupaten Kutim dalam rangka pemilihan bupati dan wakil bupati Kutim tahun 2020.

Rakor tersebut berlangsung di Hotel Royal Viktoria Jalan Awh Syahrani, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutim, Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (28/9/2020) malam.

Hadir di rakor tersebut, Ketua Bawaslu Kutim Andi Mapasiling, Komisioner Bawaslu Kutim Budi Wibowo, Andi Yusri dan Siti Akhlis Muafin, 54 orang Panwascam se-Kabupaten Kutim.

Laporan Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kutim, Siti Akhlis Muafin, mengatakan ini adalah bagian dari kegiatan rangkaian kita untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Kegiatan kali ini adalah rakor tahapan kampanye terkait ketentuan dan regulasi yang ada, dan harapan dari kegiatan ini kita dapat meminimalisir pelanggaran dalam kampanye saat ini,” kata Akhlis.

Menurut dia, momentum kampanye adalah momentum dimana kerja pengawasan dibutuhkan secara maksimal dalam melakukan pengawasan terhadap kampamye, dengan mengedepankan pencegahan atas giat tahapan yang telah berlangsung.

“Antisipasi yang harus dimaksimalkan adalah jadwal kampanye sesuai ketentuan per 2 hari ganti daerah pemilihan (dapil) pasangan calon (paslon),” tutur Akhlis.

Ia menjelaskan, bagaimana memetakannya dalam rangka melakukan pengawasan dalam upaya pencegahan pelanggaran.

“Panwascam harus dapat memegang Liaison Officer (LO) atu penghubung maupun tim paslon, sehingga dapat memudahkan melakukan pengawasan. Semoga kita selalu diberikan kekuatan dan kesehatan selama dalam melakukan pengawasan,” jelas Ahklis.

Sementara sambutan Komisioner Bawaslu, Budi Wibowo, menyampaikan ongkos menanggulangi pidana pada saat pelanggaran tahapan pemilu sangat tinggi.

“Rekan-rekan, dimasa kampanye harus memegang regulasi Peraturann Komisi Pemilihan Umum (PKPU), Peraturan Badan Pengawas Pemilu (Perbawaslu). Kita harus menguasai aturan tersebut, agar kita dapat mengambil suatu keputusan apabila terjadi suatu pelanggaran,” papar Budi.

Budi menyebutkan, pidana yang paling mudah terjadi adalah pada saat kampanye diluar jadwal yang ditetapkan.

“Ujung tombak tahapan kampanye adalah panwaslu kecamatan. Dan kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari terhitung tanggal 29 hingga 30 september 2020,” sebutnya. (Ole/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya