Muspika Duampanua di Pinrang Kembali Gelar Operasi Yustisi, Pelanggar Diberi Sanksi Hafal Pancasila dan Al-Fatiha

28 September 2020 16:42
Muspika Duampanua di Pinrang Kembali Gelar Operasi Yustisi, Pelanggar Diberi Sanksi Hafal Pancasila dan Al-Fatiha
Muspika Duampanua kembali menggelar operasi Yustisi dalam rangka penegakkan disiplin protokol kesehatan dan mensosialisasikan Perbup, berlangsung di pasar rakyat Pekkabata Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulsel. (Adam Patonangi/Trans89.com)
.

PINRANG, TRANS89.COM – Muspika Duampanua kembali menggelar operasi Yustisi dalam rangka penegakkan disiplin protokol kesehatan dan mensosialisasikan Peraturan Bupati (Perbup) Pinrang nomor 34 tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan penanganan penularan wabah penyakit Covid-19.

Kegiatan operasi Yustisi berlangsung di pasar rakyat Pekkabata Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (28/9/2020).

Hadir di giat tersebut Camat Duampanua diwakili Sekertaris Camat (Sekcam) Duampanua Muradi, Pelaksanatugas (Plt) Kapolsek Duampanua Iptu Muh Nasir, Lurah Pekkabata Syafruddin. Kasi Trantib Kecamatan Duampanua Abd Rahman, Kanit Binmas Polsek Duampanua Iptu Mulsih Arsyad, kepala pasar rakyat Pekkabata Ali Usman, para Babinsa Koramil 06 Duampanua, para BKTM Polsek Duampanua, dan personil Satpol PP.

Plt Kapolsek Duampanua Iptu Muh Nasir melalui Kanit Binmas Polsek Duampanua Iptu Mulsih Arsyad, mengatakan pelaksanaan operasi Yustisi dalam rangka penegakkan disiplin protokol kesehatan serta mensosialisasikan Perbup Pinrang nomor 34 tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan penanganan penularan wabah penyakit Covid-19.

“Kami memantau langsung para pedagang atau penjual dan pembeli serta memberhentikan pengendara mobil, sepeda motor dan pejalan kaki yang tidak menggunakan masker, termasuk mensosialisasikan Perbup Pinrang Nomor 34 tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan penanganan penularan wabah Covid-19 untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Muslih.

Ia mengungkapkan, adapun hasil dari operasi Yustisi, masyarakat yang berada di dalam ataupun di luar pasar, rata-rata sudah mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker saat melakukan aktivitas luar rumah.

“Bagi masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker, diberikan sanksi teguran secara lisan dan tertulis serta hukuman berupa menghafal Pancasila dan surat Al-Fatiha,” ungkap Muslih. (Adam/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya