Kodim 0913 Penajam Paser Utara Gelar Apel Pasukan dan Simulasi Pelaksanaan Perbup

27 September 2020 11:39
Kodim 0913 Penajam Paser Utara Gelar Apel Pasukan dan Simulasi Pelaksanaan Perbup
Kodim 0913 PPU gelar apel pasukan dan simulasi pelaksanaan Perbup PPU nomor 38 tahun 2020, berlangsung di lapangan Makodim 0913 PPU Jalan Penajam-Kuaro, Kabupaten PPU, Kaltim. (Penrem 091 Aji Surya Natakesuma)
.

PENAJAM PASER UTARA, TRANS89.COM – Guna meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19, Pemerintah Kabuaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 38 tahun 2020.

Hal itu ditindaklanjuti Kodim 0913 PPU dengan menggelar apel pasukan dan simulasi pelaksanaan Perbup PPU nomor 38 tahun 2020, berlangsung di lapangan Makodim 0913 PPU Jalan Penajam-Kuaro, Kabupaten PPU, Kalimantan Timur (Kaltim).

Dandim 0913 PPU, Letkol Inf Dharmawan Setyo Nugroho, mengatakan kami TNI dan Polri siap memberikan dukungan kepada pemerintah daerah (Pemda) dalam penerapan Perbup nomor 38 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Jadi kami Kodim 0913 PPU dan Polres PPU siap membackup apa yang menjadi keputusan pemda, dimana endingnya adalah masyarakat semakin sadar. Kemudian dalam melaksanakan protokol kesehatan bukan karena ada dendanya, tapi kesadaran dari masyarakat itu sendiri, kata Dharmawan melalui rilis tertulisnya di terima Redaksi, Minggu (27/9/2020).

Menuut dia, sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan Covid-19 diawali dengan teguran secara lisan dan tertulis, apabila masih tetap melakukan pelanggaran, maka akan dilakukan tindakan tegas berupa pemberian sejumlah sanksi hingga denda Rp1 juta.

“Untuk kegiatan penegakan Perbup PPU, kami menyiapkan sekitar 95 orang personel ditambah dari perkuatan dari Yonif Raider 600 Modang, Polres, unsur pemda serta sejumlah instansi lain. Saya juga mengapresiasi apa yang dilakukan Polres PPU untuk membentuk relawan petugas penegak disiplin Covid-19,” tutur Dharmawan.

Ia berharap masyarakat semakin menyadari betapa pentingnya penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam menangkal penyebaran wabah virus crona.

“Harapan kita semuanya Covid-19 di Kabupaten PPU bisa segera berakhir dan ekonomi masyarakat bisa pulih kembali seperti biasa,” harap Dharmawan.

Sementara Kapolres PPU, AKBP M Dharma Nugraha, menyampaikan melalui Perbup PPU nomor 38 tahun 2020, kita diberikan ruang untuk melakukan tindakan yang lebih tegas lagi kepada masyarakat demi kemanusiaan.

“Selama menjalankan tugas, jangan pernah ada keraguan dalam penegakan untuk menanggulangi penyebaran pandemi Covid-19,” papar Dharma.

Adapun sanksi bagi setiap orang yang melanggar protokol kesehatan covid-19, yakni teguran tertulis, kerja sosial membersihkan fasilitas umum, menyediakan 200 masker untuk dibagikan kepada masyarakat dan denda administratif sebesar Rp1 juta. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya