KPU Tetapkan Paslon, Nandar: Kerawanan Pilkada Selayar Berkisar 54%

24 September 2020 00:06
KPU Tetapkan Paslon, Nandar: Kerawanan Pilkada Selayar Berkisar 54%
KPU Kepulauan Selayar gelar rapat pleno penyerahan berita acara dan surat keputusan penetapan paslon peserta pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 di ruang rumah pintar pemilu kantor Jalan Jenderal Achmad Yani, Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel. (Andi Fadly Dg Biritta/Trans89.com)
.

KEPULAUAN SELAYAR, TRANS89.COM – Kabupaten Kepulauan Selayar ditetapkan sebagai salah satu dari 12 kabupaten/kota penyelenggara pemilihan kepala daerah (pilkada) tertinggi dari sisi kerawanan dengan presentase 54% lebih di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal itu diutarakan Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Selayar, Nandar Jamaluddin saat membuka rapat pleno penyerahan berita acara dan surat keputusan penetapan pasangan calon (paslon) peserta pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 di ruang rumah pintar pemilu kantor Jalan Jenderal Achmad Yani, Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel, Rabu (23/9/2020).

“Potensi kerawanan ini terungkap dari penyelenggaraan rapat koordinasi (rakor) antara KPU, Gubernur, Pangdam XIV Hasanuddin, dan Kapolda Sulsel,” ungkap Nandar.

Menurut dia, dalam rakor diuraikan secara gamblang, tentang peta kerawanan pilkada yang menempatkan Kabupaten Kepulauan Selayar pada urutan pertama tertinggi, disusul Kota Makassar pada urutan kedua, dengan presentase kerawanan 49% lebih.

“Peta kerawanan pilkada di Selayar berkisar 54%, dan hal itu didasarkan pada potensi gesekan antar sesama tim sukses serta tim pemenangan, termasuk indikasi pelanggaran protokol kesehatan Covid-19,” tutur Nandar.

Ia menjelaskan, kami KPU tetap optimis dan menyampaikan ajakan kepada seluruh komponen masyarakat Selayar untuk bersama-sama berikhtiar, bermunajat, dan berdoa agar prediksi kerawanan pilkada tidak sampai terjadi di Selayar.

“Kami ajak seuluruh komponen masyarakat di Kabupaten Kepulauan Selayar untuk mensukseskan pilkada ini,” jelas Nandar.

Usai menyampaikan pengantar di rapat pleno, Nandar Jamaluddin bersama tiga orang Komisioner KPU Selayar, yakni Sukardi, Andi Nastuti dan Mansurt Sihadji, lakukan penyerahan berita acara dan surat keputusan penetapan paslon bupati dan wakil bupati kepada Liaison Officer (LO) atau penghubung paslon dan Ketua Bawaslu Selayar.

Komisioner KPU Selayar, Mansurt Sihadji menyampaikan tentang mekanisme pembukaan rekening khusus dana kampanye (RKDK) yang wajib dilakukan oleh masing-masing paslon.

“Tiap paslon wajib membuka RKDK sehari setelah penetapan paslon atay sehari sebelum masa kampanye berlangsung,” paparnya. (Fadly/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya