Lanal Dumai Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu Dari Malaysia Seberat 10,751 Gram

20 September 2020 21:37
Lanal Dumai Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu Dari Malaysia Seberat 10,751 Gram
Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) M Himawan konfrensi pers terkait penangkapan pelaku penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 10,751 gram dari Malaysia, berlangsung Gedung Wijaya Kusuma Mako Lanal, Jalan Yos Sudarso, Kota Dumai, Riau. (Tony Wijaya/Trans89.com)
.

DUMAI, TRANS89.COM – Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) M Himawan gelar konfrensi pers terkait penangkapan pelaku penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 10,751 gram dari Malaysia, berlangsung Gedung Wijaya Kusuma Mako Lanal, Jalan Yos Sudarso, Kota Dumai, Riau.

Hadir di giat tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Kota Dumai Eko Wardoyo, Pasintel Kodim 0320 Dumai Lettu Inf Yopi PN, perwakilan Kejari Dumai Agung Nugroho, KPPP BC Dumai Hasudungan Fransiskus, BNN Kota Dumai AKP Lidya Septiani, Minggu (20/9/2020).

Kronologis penangkapan, M Himawan mengatakan, berawal dari informasi intelijen yang diterima dari agen dilapangan, pada hari Jumat 18 September 2020, pukul 11.00 WIB, bahwa akan ada kegiatan penyeludupan narkoba dari Malaysia masuk ke Indonesia melalui perairan Titi Akar, Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, setelah mendapatkan perintah dari Danlanal Dumai, Tim F1QR Lanal Dumai melaksanakan briefing membentuk tim dan merencanakan aksi guna mengecek informasi tersebut,” kataHimawan.

Menurut dia, pukul 11.20 WIB, F1QR Lanal Dumai dipimpin oleh Danunit Intel bergerak untuk melaksanakan patroli menyisir perairan pulau Rupat untuk melaksanakan penyekatan dan penangkapan.

“Upaya pencarian sempat dihentikan, tim kembali ke Posal Tanjung Medang untuk istirahat dan mengisi bahan bakar. Kemudian pada Pukul 14.30 WIB, tim kembali melanjutkan pencarian dan penyisiran disekitar pulau Rupat,” tutur Himawan.

Ia menyebutkan, pukul 17.21 WIB, Tim F1QR melihat dan mencurigai sebuah kapal pompong nelayan melintas di sekitar perairan pulau Rupat bergerak ke arah selatan menuju Dumai, kemudian tim mengejar kapal pompong tersebut, dan melihat anak buah kapal (ABK) pompong membuang bungkusan hitam besar di sebelah pompong.

“Tim kemudian mengamankan bungkusan tersebut beserta kapal pompong yang di gunakan. Satu dari ABK kapal pompong berusaha kabur dengan cara melompat ke laut, namun setelah tim memberikan tembakan peringatan, ABK tersebut menyerahkan diri,” sebut Himawan.

Dirinya menjelaskan, pukul 17.50 WIB, satu unit kapal pompong nelayan tanpa nama dan dua orang ABK diduga pelaku berinisial SN (31) dan ZN (38), keduanya warga Rupat Utara Kabupaten Bengkalis, beserta barang bukti (BB) 10 (bungkus besar dan 2 bungkus kecil narkoba jenis sabu.

“Selanjutnya Tim F1QR menuju Lanal Dumai untuk laksanakan penyidikan dan proses hukum lebih lanjut. Setelah tiba di Posmat Sungai Dumai, pukul 23.15 WIB, Lanal Dumai melaksanakan koordinasi dengan KPPBC TMP B Dumai untuk melakukan pengecekan terhadap BB narkoba tersebut ke laboratorium milik KPPBC TMP B Dumai,” jelas Himawan.

Kemudian kata Himawan, Sabtu 19 September 2020, pukul 01.30 WIB, setelah dilaksanakan pengujian dan identifikasi di laboratorium milik KPPBC TMP B Dumai, BB sebanyak 10 bungkus besar dan 2 bungkus kecil yang diduga narkotika jenis sabu, terbukti mengandung zat jenis methamphetamine (sabu-sabu) berbentuk kristal bening seberat 10.751 gram.

“Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilaksanakan, kedua pelaku mengaku bahwa narkoba jenis sabu tersebut diperoleh dari KC warga negara Malaysia dan dijanjikan upah sekitar Rp50 juta untuk mengantar narkoba tersebut ke Dumai,” kata Himawan.

Ia mengungkapkan, modus operandinya, dengan menggunakan kapal pompong nelayan, pelaku menjemput paket narkoba di tengah laut, kemudian pelaku lainnya dengan menggunakan speed boat datang menghampiri dan menyerahkan paket narkoba tersebut kepada SN dan ZN.

“Selanjutnya pelaku SB dan ZN membawa narkoba jenis sabu tersebut menuju perairan Dumai namun akhirnya tertangkap oleh Tim F1QR Lanal Dumai,” ungkap Himawan.

Kemudian pukul 15.10 WIB, pelaku dan BB diserahkan kepada BNN Provinsi Riau. (Tony/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya