KPU Jalankan Pemeriksaan Kesehatan Tiga Bapaslon di RS Wahidin Makassar

11 September 2020 02:07
KPU Jalankan Pemeriksaan Kesehatan Tiga Bapaslon di RS Wahidin Makassar
Sesuai Protap Covid-19, Ketua Syahran Ahmad dan kedua Komisioner KPU Kabupaten Pasangkayu Harlywood dan Syahruddin saat menjalankan tahapan pilkada memantau jalannya pemeriksaan kesehatan tiga bapaslon di RS Wahidin Kota Makassar, Sulsel. (Humas KPU Pasangkayu)
.

MAKASSAR, TRANS89.COM – Usai menerima berkas pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) bupati dan wakil bupati Pasangkay 4 dan 6 September lalu.

Hal itu sesuai dengan jadwal tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 Kabupaten Pasangkayu, masing-masing pasangan Yaumil Ambo Djiwa-Herny Agus, Muhammad Saal-Musawir Azis Isham, dan Abdullah Rasyid-Muhammad Yusri Nur jalani pemeriksaan kesehatan dengan jadwal tahapan pemeriksaan kesehatan tanggal 10 -11 September.

Berdasarkan petunjuk teknis (juknis) PKPU dan surat keputusan KPU Pasangkayu tentang rumah sakit (RS) yang ditunjuk adalah RS Wahidin Kota Makassar, Sulawesi Selatan (sulslel). Ke tiga bapaslon hari ini mulai melakukan pemeriksaan kesehatan yang mulai tes swab.

Komisioner Divisi Data KPU Pasangkayu, Syahruddin mengatakan, pemeriksaan dilakukan di rumah sakit yang berstandar yakni RS Wahidin Makassar, dikarenakan tidak ada RS yang sesuai kriteria penerimaan kesehatan bapalson di Sulbar apalagi di Pasangkayu.

“Iya, dalam 2 hari ini bapaslon melakukan pemeriksaan kesehatan. Mulai swab, jasmani, rohani dan narkoba,” kata Syahruddin melalui via telphon celularnya, Kamis (10/9/2020).

Ia menyebutkan, adapun jadwal pemeriksaan kesehatan bapaslon hari ini, mendatangi rumah sakit untuk melakukan tes swab (RT PCR) di RS Wahidin di Kota Makassar. Dan hasilnya langsung diterima oleh pihak KPU tanggal 12 September lusa.

“Karena saat ini kami di Kota Makassar mengawal penerimaan kesehatan bapalson, kami harap semua berjalan dengan lancar tidak ada hambatan apapun, agar pelaksanaan pilkada berjalan sesuai rencana dan tahapan,” jelas Syahruddin.

Sementara itu, Ketua KPU Pasangkayu Syahran Ahmad menuturkan, pemeriksaan kesehatan ini penting dilakukan agar, mengetahui bahwa semua bapaslon sehat dan aman dari virus Covid-19.

Ia juga tidak mau jika pemilihan kali ini malah menjadi kluster baru bagi penyebaran Covid-19, karena itu dibutuhkan protokol kesehatan yang ketat, supaya angka penyebaran bisa ditekan.

“Jangankan bapaslon, badan adhoc kami saja seperti PPK dan PPS harus sehat,” singkat Syahran. (Ndi)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya