Koalisi Assamalewuang Deklarasi Akbar Bagi Paslon Fahmi-Lukman Untuk Pilkada Majene

07 September 2020 00:15
Koalisi Assamalewuang Deklarasi Akbar Bagi Paslon Fahmi-Lukman Untuk Pilkada Majene
Paslon Fahmi-Lukman dengan tagline koalisi Assamalewuang deklarasi akbar depan gedung Boyang Assamalewuang Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Majene, Sulbar. (Ibrahim/Trans89.com)
.

MAJENE, TRANS89.COM – Deklarasi akbar pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Majene periode 2021-2025 Fahmi Massiara-Lukman (Fahmi-Lukman) dengan tagline koalisi Assamalewuang diusung Partai PKB, PAN, PPP, PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKS dan Nasdem depan gedung Boyang Assamalewuang Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (6/9/2020).

Pembacaan naskah deklarasi Wahyu Hamarong, menyampaikan pada hari Minggu 6 September 2020, kami Partai PPP, Golkar Gerindra, PAN, PKS, PDIP, PKB dan Nasdem bersepakat dan berjanji Untuk nendorong sukses dan lancarnya proses pemilukada kabupaten Majene tahun 2020, secara baik dan benar demi menghasilkan pemimpin yang proporsional, produktif dan proaktif.

“Dengan penuh ketulusan akan mengarahkan seluruh kekuatan dan potensi yang kami miliki, serta berjuang dan bekerja sepenuhnya untuk memenangkan pasangan Fahmi-Lukman pada pemilukada Majene tahun 2020,” papar Wahyu.

Ia menyebutkan, dalam bekerja dan berjuang, senantiasa tetap menjunjung tinggi kebersamaan persuadaraan dan kesederhanaan dengan seluruh komponen masyarakat serta tetap menjunjung tinggi norma-norma dan etika demokrasi.

“Dalam bekerja dan berjuang, kami tidak akan melakukan kegiatan yang bertentangan dengan etika dan aturan yang dapat menyinggung rasa dan perasaan seluruh rakyat Kabupaten Majene, baik langsung maupun tidak langsung,” sebut Wahyu.

Orasi politik Ketua DPC PKB Majene, Basri Ibrahim, mengatakan tidak ada program pemerintah tidak mensejahterahkan rakyat.

“Kita harus melanjutkan pemerintahan Fahmi-Lukman di jilid dua,” katanya.

Orasi politik Ketua Majelis DPD PAN Majene, Darmansyah, menjelaskan dirinya datang kesini atas nama kader PAN dan pada saat deklarasi AST-Aris ia juga datang dengan atas nama tokoh masyarakat.

“Saya mengharapkan kita harus tetap jaga silahturahmi dalam proses demokrasi ini,” jelasnya.

Orasi politik Asriadi, mengemukakan Fahmi-Lukman visi misinya masih tetap MP3 jilid II, karena Majene diatas rata-rata dibanding Kabupaten lain yang ada di Sulbar.

“Pemerintahan Fahmi-Lukman mendapatkan penghargaan dari Gubernur Sulbar tentang pengeloloaan DAK terbaik di Sulbar dan prestasi yang didapat oleh Fahmi-Lukman dibawah kepemimpinannya di Majene, bahwa Fahmi pernah dituduh telah melakukan kegiatan HTI, dan itu semua tidak benar. Orang-orang seperti ini menggunakan segala cara untuk mendapatkan kekuasaan itu adalah orang PKI,” ujar Asriadi.

Orasi politik Ketua DPC PDIP Majene, Wahyu Hamarong, mengungkapkan partai PDIP partainya Presiden RI yang merupakan partai yang berpihak kepada rakyat.

“Maka PDIP dngan rekomendasi jatuh pada Fahmi-Lukman, dan pasangan ini masih jauh berkompeten untuk memimpin Kabupaten Majene lima tahun kedepan,” ungkapnya. (Ibra/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya