Gubernur Sulawesi Barat Lantik Pejabat Sekda Majene

06 September 2020 00:13
Gubernur Sulawesi Barat Lantik Pejabat Sekda Majene
Gubernur Sulbar, Ali Baal Madar lantik sekaligus mengambil sumpah Sekda Kabupaten Majene, Masriadi Nadi Atjo di ruang pola kantor bupati Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Majene, Sulbar. (Abner/Trans89.com)
.

MAJENE, TRANS89.COM – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Ali Baal Madar melantik sekaligus mengambil sumpah Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Majene, Masriadi Nadi Atjo di ruang pola kantor bupati Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Majene, Sulbar, Jumat (4/9/2020).

Pengambilan sumpah dan jabatan Sekda Kabupaten Majene berdasarkan surat keputusan Gubernur Sulbar nomor 188.4/316/SULBAR/IX/2020 tanggal 1 September 2020.

Sambutan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, mengatakan bahwa ketentuan pasal 10 ayat (2) huruf B peraturan Presiden nomor 3 tahun 2018 tentang pejabat Sekda, bahwa apabila dalam jangka waktu 3 bulan terjadi kekosongan Sekda dan belum ditetapkan yang defenitif, maka gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah dalam waktu paling 5 hari kerja menunjuk Penjabat Sekda Kabupaten/Kota yang memenuhi persyaratan.

“Sedangkan pasal 4 huruf A Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 91 tahun 2019 tentang penunjukan pejabat Sekda, bahwa pejabat Sekda kabupaten/kota yang ditunjuk gubernur harus memenuhi persyaratan,” kata Gubernur Ali.

Menurut dia, jabatan pimpinan tinggi pratama eselon IIB pemerintah daerah provinsi, sedangkan pasal 8 Permendagri nomor 91 tahun 2019 dijelaskan, apabila bupati tidak melantik pejabat Sekda 3 hari sejak surat keptusan gubernur diterima, maka gubernur melantik pejabat Sekda.

“Atas dasar itulah, hari ini dilakukan pelantikan pejabat Sekda Kabupaten Majene, Masriadi Nadi Atjo,” tutur Ali.

Ia menyampaikan, PJ Sekda Majene harus segera melakukan adaptasi dalam lingkungan Sekda dan jajaran pejabat Pemkab Majene untuk lakukan juga koordinasi dengan Forkopimda Kabupaten dan instansi vertikal, selain itu berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar.

“Sekda merupakan jenjang jabatan tertinggi aparatur sipil negara (ASN) di daerah, maka saudara harus bisa memjadi teladan bagi seluruh ASN di daerah dengan bekerja sebagai pelayan yang profesional, transparan dan akuntabel,” papar Ali.

Dirinya berpesan, segera lakasanakan pengisian jabatan melalui seleksi terbuka sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sehubungan dengan penyelenggaraan pilkada pada tanggal 9 Desember 2020, termasuk di Kabupaten Majene, sauadara sebagai pejabat Sekda harus memberi dukungan untuk kelancaran seluruh tahapan Pilkada, termasuk memastikan netralitas ASN dalam pilkada,” pesannya. (Abner/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya