Bupati Pasangkayu Launching Kampung Tangguh Samusena’na, Agus: Tangguh Dalam Segala Kondisi

03 September 2020 02:45
Bupati Pasangkayu Launching Kampung Tangguh Samusena’na, Agus: Tangguh Dalam Segala Kondisi
Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa launching Kampung Tangguh Samusena'na di Dusun Hikma, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Sarwo Kartika Roni/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa launching Kampung Tangguh Samusena’na di Dusun Hikma, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (2/9/2020).

Hadir di giat tersebut, Kapolres Pasangkayu AKBP Leo H Siagian, Danramil 02-1427 Randomayang Kapten Inf Ismail, Kapolsek Bambalamotu Iptu Muhammad Nur.

Ketua BPD Polewali sekaligus Ketua Panitia, Agus Riadi, mengatakan kita perlu berbangga akan diresmikannya Kampung Tangguh di Desa Polewali.

“Potensi Kampung Tangguh di Desa Polewali sudah dilakukan oleh masyarakat disini sejak lama, seperti ketahanan pangan dan sudah banyak masyarakat kita memanfaatkan lahan kosong untuk menyediakan ke tahan pangan. Masyarakat juga diminta untuk mengikuti protokol kesehatan dan pakai masker,” kata Agus.

Kapolres Pasangkayu, AKBP Leo H Siagian mengapresiasi kegiatan di tengah Pandemi Covid 19, dimana meningkatkan ketangguhan atau ketahanan masyarakat menghadapi wabah Covid-19.

“Menghidupkan Kampung Tangguh memerlukan kerjasama seluruh elemen, agar Kampung Tangguh ini menjadi percontohan bagi wilayah lainnya, seperti Kampung Tangguh Semeru di Jawa Timur (Jatim),” ujar Leo.

Menurut dia, Kampung Tangguh ini bertujuan memutus mata rantai wabah Covid-19, melatih masyarakat lebih tangguh di tengah pandemi Covid-19 dan sebagai salah satu opsi alternatif menggerakkan roda perekonomian masyarakat yang terkena dampak wabah Covid-19.

“Mengapa Desa Polewali yang terpilih menjadi Kampung Tangguh, karena di desa ini pernah terjadi peristiwa warga terpapar Covid-19, tetapi warga setempat tidak mengucilkan warga tersebut, justru memberi semangat sampai warga yang terpapar tersebut dinyatakan bebas dari virus Covid-19.

Lanjut Leo, kampung ini memiliki ketahanan pangan yang baik, sehingga memang layak menjadi Kampung Tangguh.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat terutama Pemkab Pasangkayu, sehingga Kampung Tangguh ini bisa direalisasikan,” ucap Leo.

Bupati Agus menyampaikan, tetap semangat di tengah pandemi Covid-19, dan salah satu bentuk semangat kita adalah terealisasinya Kampung Tangguh ini.

“Kampung Tangguh ini mendorong kita agar lebih kuat dan tangguh dalam segala kondisi, serta sebagai persediaan bahan pokok untuk suplay masyarakat dalam menghadapi krisis ketahanan pangan sebagai dampak wabah Covid-19,” papar Agus.

Ia menjelaskan, di tengah pandemi Covid-19, Pemkab Pasangkayu mengeluarkan peraturan baru terkait wabah Covid-19, yaitu mewajibkan seluruh masyarakat untuk menggunakan masker jika keluar rumah, dimana sanksi bagi masyarakat yang tidak menaati peraturan tersebut adalah berupa sanksi sosial yang berbentuk kerja bakti dan lainnya.

“Walaupun wilayah tercinta kita Kabupaten Pasangkayu merupakan zona aman atau pasien zero, tetapi kita tidak boleh lengah dan tetap mengutamakan protokol kesehatan seperti memakai masker jika keluar rumah, sering mencuci tangan, menjaga jarak serta menjaga kebersihan badan dan lingkungan,” jelas Agus

Dirinya ucapkan terima Kasih kepada Kapolres atas Kampung Tangguhnya yang merupakan bentuk perhatian Polres Pasangkayu terhadap masyarakat di Kabupaten Pasangkayu.

“Sebentar lagi kita akan menghadapi pemilukada, pesan saya jangan karena berbeda pilihan kita sampai memutuskan tali silarurahmi,” pesan Agus. (Sarwo/Nis)

 

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya