Komunitas Falun Dafa Minta Hentikan Dugaan Penganiayaan Aktivis Falun Gong Oleh PKC di RRC

28 August 2020 02:10
Komunitas Falun Dafa Minta Hentikan Dugaan Penganiayaan Aktivis Falun Gong Oleh PKC di RRC
Aksi damai Komunitas Falun Dafa/Falun Gong Kota Surabaya menuntut pemerintah RRC menghentikan dugaan penganiayaan dan pembunuhan aktivis serta anggota Falun Gong atau Falun Dafa yang dilakukan PKC di RRC, berlangsung depan gedung parkir Mayjen Sungkono di seberang kantor Konjen RRC Jalan Mayjen Sungkono, Kota Surabaya, Jatim. (Awin D/Trans89.com)
.

SURABAYA, TRANS89.COM – Aksi damai rutin diikuti Komunitas Falun Dafa/Falun Gong Kota Surabaya dipimpin Melianda Tantri, menuntut pemerintah Republik Rakyat China (RRC) menghentikan dugaan penganiayaan dan pembunuhan aktivis serta anggota Falun Gong atau Falun Dafa yang dilakukan Partai Komunis China (PKC) di RRC.

Kegiatan aksi Komunitas Falun Dafa/Falun Gong berflangsung depan gedung parkir Mayjen Sungkono di seberang kantor Konsulat Jenderal (Konjen) RRC Jalan Mayjen Sungkono, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Kamis (27/8/2020).

Sekitar pukul 09.25 WIB, Komunitas Falun Gong atau Falun Dafa Kota Surabaya tiba depan gedung Pakir Mayjen Sungkono di seberang kantor Konsulat RRC.

Massa aksi membawa spanduk dan poster bertuliskan, ‘hentikan penganiayaan Falun Gong. PKC hampir membunuh seratus juta orang langit akan memusnahkannya. Roh jahat komunisme sedang menguasai dunia menghancurkan umat manusia. Harapan tinggal untuk selamat adalah meningkatkan moral balik ke tradisi. Kami menentang komunis China bukan memusuhi negeri Tiongkok. Falun Dafa is good. Hentikan pengambilan organ hidup oleh rezim komunis’.

Selanjutnya Komunitas Falun Gong/Falun Dafa kota Surabaya dengan senam pergangan, kemudian melakukan meditasi berjajar di trotoar.

Massa aksi juga memasang foto-foto dugaan penyiksaan aktivis Falun Dafa di China dan pengambilan organ tubuh, serta membagi-bagikan selebaran kepada masyarakat pengguna jalan.

Adapun isi dari selebaran yang dibagikan, “Falun Gong/Falun Dafa adalah metode penempaan jiwa raga Tiongkok kuno yang berakar dari tradisi ajaran Budha yang terdiri dari ajaran moral, meditasi dan empat perangkat gerakan lembut, dimana inti dari ajaran Falun Gong adalah nilai-nilai sejati, baik dan sabar”.

“Kenapa anggota Falun Gong di Tiongkok di aniaya. Ini terjadi sejak tahun 1999, ada sekitar 70 sampai dengan 100 juta orang berlatih Falun Gong”.

“Oleh karena itu, pimpinan partai komunis (Jiang Zemin) menganggap Falun Gong sebagai ancaman bagi kekuasaan totaliter partai, dan dimulailah kampanye penindasan untuk membasmi anggota Falun Gong sejak Juli 1999, dan hingga saat ini ratusan ribu orang masih di tahan dalam penjara-penjara di Tiongkok”.

“Jutaan orang di tangkap karena keyakinannya dan di tahan dengan jangka waktu yang tidak pasti. Aktivis dan praktisi Falun Gong merupakan tahanan dalam kategori tersebut, anggota Falun Gong merupakan target utama bagi pengambilan organ secara paksa karena banyaknya jumlah anggota yang ditahan dan organ mereka dikatagorikan baik”. (Awin/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya