Kematian Demas Laira, PWI dan AJI Bertemu Kapolda Sulbar

25 August 2020 01:45
Kematian Demas Laira, PWI dan AJI Bertemu Kapolda Sulbar
PWI Sulbar dan AMSI menggelar pertemuan singkat dengan Kapolda Sulbar Irjen Pol Eko Budi Sampurno di Mapolda di Kabupaten Mamuju. (Mursalim Majid/Trans89.com)
.

MAMUJU, TRANS89.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Barat (Sulbar) dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menggelar pertemuan singkat dengan Kapolda Sulbar Irjen Pol Eko Budi Sampurno di Mapolda di Kabupaten Mamuju, Senin (24/8/2020).

Pertemuan santai ini dipimpin langsung Ketua PWI Sulbar, Naskah M Nabhan didampingi Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan, Mursalim Majid, dan pengurus PWI lainnya.  Nampak pula Ketua AMSI Sulbar, Anhar yang juga pengurus AJI dan jajarannya.

Mereka membicarakan sejauh mana perkembangan penanganan terkait kematian wartawan Kabardaerah.com Demas Laira (28) yang diduga dibunuh.

Sekaligus memberikan dukungan kepada pihak kepolisian untuk segera mengungkap pelaku dan motif pembunuhan Demas Laira.

Dalam pertemuan tersebut, Irjen Pol Eko Budi Sampurno mengungkapkan bahwa pola pembunuhan dan fakta-fakta yang didapat polisi dilapangan. Cukup memberi titik terang apa motif dibalik kematian Demas Laira.

“Ini pridiksi bahwa kematian Demas Laira tak ada kaitannya dengan profesinya sebagai jurnalis,” kata Eko Budi Sampurno.

Tentu, kata jenderal polisi bintang dua ini bukanlah kesimpulan awal. “Jadi belum 100% ya,” ujarnya.

Pridiksi ini sebut Eko Budi Sampurno setelah polisi mendalami secara detail, baik secara internal dan eksternal terkait aktivitas Demas Laira sebelum ditemukan tewas.

“Kami juga punya kecanggihan alat untuk mengungkap kasus tersebut,” tambahnya.

“Percayalah, Insya Allah kami akan sampaikan secara transparan dan terbuka,” sambungnya lagi.

Orang nomor satu di Polda Sulbar ini sedikit menceritakan soal kasus penemuan mayat, dimana mayat tersebut ditemukan dalam kondisi terlentang sangat mudah diungkap.

Yang agak sulit menurut Eko ketika mayat terterlengkup. “Jadi ini bukan supranatural tapi dipelajari pula di ilmu kepolisian,” katanya sedikit berbagi ilmu.

Mengapa demikian, lanjut dia, sebab mata sang mayat akan mengikuti dimana arah sang pelaku berlari.

“Mayat Demas Laira ditemukan terlentang. Itu pertanda baik bahwa kasus tersebut mudah diungkap,” katanya.

Kendati pertemuan itu santai dan singkat, PWI dan AMSI memberi keprcayaan besar kepada polisi untuk segera menemukan siapa pelaku dan apa motif sebenarnya dibalik kematian Demas Laira. (Salim)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya