Penemuan Mayat Korban Bencana Banjir Bandang di Baebunta Luwu Utara

22 August 2020 20:19
Penemuan Mayat Korban Bencana Banjir Bandang di Baebunta Luwu Utara
Penemuan sesosok mayat korban bencana banjir bandang di Dusun Petambua, Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Lutra, Sulsel. (Yudhi/Trans89.com)
.

LUWU UTARA, TRANS89.COM – Sekitar pukul 14.00 WITA, ditemukan sesosok mayat korban bencana banjir bandang di Dusun Petambua, Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (22/8/2020).

Identitas korban, Botta (55), pekerjaan petani, alamat Dusun Petambua, Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Lutra.

Daksi yang pertama kali menemukan mayat tersebut, Sarip (47) pekerjaan operator alat berat excavator.

Kronologis kejadian, menurut Sarip saat itu dirinya sedang melaksanakan penggalian material di jalan Lorong Meli, tiba-tiba melihat ada benda yang menyerupai kaki tepat di tempat penggalian yang sedang dikerjakan.

“Saya kemudian menghentikan pekerjaan dan segera turun dari excavator untuk memastikan benda tersebut, dan melihat benda tersebut ternyata memang kaki manusia. Saya lalu menyampaikannya ke masyarakat yang ada di sekitar lokasi penggalian bahwa ada mayat yang tertimbun material banjir,” kata Sarip.

Lalu pukul 14.05 WITA, warga Dusun Petambua yang ada di lokasi menghubungi aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas melalui hanphone (HP) bahwa ada mayat yang ditemukan.

Pukul 14.20 WITA, Babinsa Desa Radda Serka Darmiun bersama dengan Tim Inavis Polres serta BPBD dan PMI Lutra tiba di lokasi kejadian selanjutnya melakukan proses evakuasi mayat korban bencana banjir bandang yang terjadi pada tanggal 13 Juni 2020 lalu.

Pukul 14.25 wita, dilakukan penggalian material lumpur yang menimbun korban bencana banjir bandang tersebut dengan menggunakan skop, lalu jenazah korban bencana banjir bandang tersebut dimasukkan kedalam kantong jenazah untuk dibawa ke RS Hikmah Masamba dengan menggunakan mobil jenazah.

Sementara barang bukti yang ditemukan, 1 helai celana pendek warna putih, 1 buah senter warna biru oranye. Dari keterangan warga setempat, mayat tersebut adalah Botta yang dilaporkan hilang sejak terjadinya bencana banjir bandang pada tanggal 13 Juni 2020 lalu. (Yudhi/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya