FPE KSBSI PT Vale Indonesia Geruduk Kantor DPRD Luwu Timur Menolak RUU Omnibus Law

15 August 2020 01:36
FPE KSBSI PT Vale Indonesia Geruduk Kantor DPRD Luwu Timur Menolak RUU Omnibus Law
Massa FPE KSBSI PT Vale Indonesia unjuk rasa di kantor DPRD Jalan Ki Hajar Dewantara, Kabupaten Lutim, Sulsel. (Yudhi/Trans89.com)
.

LUWU TIMUR, TRANS89.COM – Sejumlah massa dari Federasi Pertambangan Energi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSI) PT Vale Indonesia dipimpin Isak Bukkang Balapadang unjuk rasa di kantor DPRD Jalan Ki Hajar Dewantara, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (13/8/2020).

Masa aksi membawa spanduk bertuliskan, FPE KSBSI tolak klaster tenaga kerja, menolak pasal 88 bagian e terkait upah yang akan diubah menjadi perjamnya, menolak pasal 88 bagian c terkait penghapusan upah minimum kota (UMK) dan sektoral, menolak pasal 66 ayat 1 terkait outsourcing, menolak adanya penghapusan hak perempuan, hak cuti bersalin dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

Perwakilan FPE-KSBSI diterima anggota DPRD Luwu Timur dipimpin Najamuddin.

Isak Bukkang Balapadang mengatakan, jika RUU ini disahkan, maka habislah nasib para buruh, hak-hak buruh dikebiri.

Pengkebirian hak buruh itu seperti penghapusan hak pesangon, sistem pengupahan perhari, hak cuti dikurangi, hari kerja ditambahkan dari 5 hari kerja menjadi 6 hari kerja, jaminan kesehatan dikurangi dan hak wanita untuk cuti bersalin juga akan dihapuskan,” kata Isak.

Menurut dia, RUU Omnibus Law Cipta Kerja khusus klaster ketenagakerjaan ini sangat menyiksa buruh dan menguntungkan pengusaha. Dan seingat kami, yang ada adalah hukum industri bukan industri hukum.

“Kami menduga pengusaha memberikan uang kepada DPR untuk membuat RUU Omnibus Law Cipta Kerja, yang mana akan menguntungkan pengusaha dan menyengsarakan buruh. Apabila ini diteruskan (RUU), maka pihak buruh akan melaksanakan aksi mogok kerja secara besar-besaran,” tutur Isak.

Najamuddin menyampaikan kalau ia menerima aspirasi dari perwakilan FPE-KSBSI PT Vale Indonesia.

“Kami akan mengirimkan pernyataan sikap buruh atau pekerja Luwu Timur ke kantor DPR RI di Jakarta,” paparnya. (Yudhi/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya