Kapolda Riau Serahkan Merah Putih Saat Melepas Penugasan Brimob BKO Ke Papua

13 August 2020 01:56
Kapolda Riau Serahkan Merah Putih Saat Melepas Penugasan Brimob BKO Ke Papua
Sebanyak 100 personel Satuan Brimob Polda Riau lakukan penugasan BKO Polda Papua diberangkatkan oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setia Imam Effendy di Mapolda Riau Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbau. (Humas Polda Riau)
.

PEKANBARU, TRANS89.COM – Sebanyak 100 personel Satuan Brimob Polda Riau lakukan penugasan bawah kendali operasi (BKO) Polda Papua diberangkatkan oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setia Imam Effendy di Mapolda Riau Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbau, Selasa (11/8/2020).

Pasukan dipimpin Komandan Batalyon Penugasan, Kompol Afrizal Asri akan memimpin 5 kompi yang terdiri dari 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) penugasan Satuan Brimob Polda Riau. Juga akan ada 1 SSK Penugasan Satuan Brimob Polda Kepulauan Riau (Kepri), 1 SSK Penugasan Satuan Brimob Polda Jawa Barat (Jabar), 1 SSK Penugasan Satuan Brimob Polda Gorontalo, 1 SSK Penugasan Satuan Brimob Polda Maluku.

100 Personel Brimob Polda Riau BKO ke Polda Papua ini akan melaksanakan tugas di 2 wilayah, yakni di Distrik Kenyam Kabupaten Ndunga dan di Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya, mereka akan bertugas disana selama 6 bulan.

Di daerah operasi, pasukan BKO akan melaksanakan tugas melaksanakan patroli dan pengamanan daerah rawan gangguan kelompok kriminal bersenjata (KKB), melaksanakan penebalan di polsek-polsek yang rawan gangguan KKB ataupun daerah rawan konflik sosial.

Disamping itu, juga bertugas menjaga, memberikan rasa aman masyarakat, dan menjamin situasi kamtibmas yang kondusif diwilayah penugasannya, serta membantu persiapan pembentukan Polres Intan Jaya.

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setia Imam Effendy mengatakan, akan memberangkatkan sebanyak 100 personil Brimob Polda Riau ke Papua dalam penugasan pasukan satuan tugas (Satgas) daerah rawan di Polda Papua.

“Pagi ini saya melepas Penugasan BKO 100 personel Satuan Brimob Polda Riau untuk menjalankan tugas negara. Saya berikan bendera Merah Putih ini sebagai lambang keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Kapolda Agung.

Menurut dia, ini kita maknai sebagai panggilan tugas kepada nusa dan bangsa dan kepada kesatuan Brimob, sebab kita adalah prajurit yang loyal kepada bangsa Indonesia, dan menekankan untuk menjalankan tugas ini dengan penuh tanggungjawab.

“Agar Komandan Batalyon dapat mengendalikan dengan baik para anggotanya bersama dengan pasukan Brimob dari daerah lain dengan misi damai. Saya berharap, selama penugasan tidak ada letusan senjata api di Papua,” tutur Agung.

Ie menyebutkan, namun demikian, kita tau situasi sehingga jalankan prosedur tetap (protap) pengamanan untuk keberhasilan tugas.

“Ayomi masyarakat, mereka semua adalah saudara saudara kita. Saya berdoa kepada Allah SWT, rekan-rekan semua yang berangkat sebanyak 100 personil dengan harapan tentu pulangnya juga lengkap 100 personil,” sebut Agung.

Kapolda juga memberikan penekanan bagi pelaksanaan tugas di daerah Papua, dan meminta laksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya, dan jadikan penugasan ini menjadi kebanggaan kepada kalian semua.

“Kamtibmas di Papua harus kalian jaga bersama-sama, jaga kedisiplinan, karena disiplin merupakan roh dari pasukan. Saya titip kepada seluruhnya untuk saling melindungi, dan saling menjaga satu sama lain, selamat bertugas,” imbuh Kapolda Agung. (Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya