Bahas Rancangan KUA-PPAS Tahun 2021, Firman: Meningkatkan SDM dan SDA Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

11 August 2020 18:08
Bahas Rancangan KUA-PPAS Tahun 2021, Firman: Meningkatkan SDM dan SDA Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Ketua TPAD Pemda Pasangkayu, Firman bersama anggota saat menjelaskan tujuan dan rancangan KUA-PPAS APBD tahun 2021 dalam pembahasan bersama DPRD diruang aspirasi DPRD Jalan Ir Soeakrno, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Andi Safrin Mahyudin/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pasangkayu bersama DPRD melalui Badan Anggaran (Banggar) mulai membahas rancangan kebijakan umum anggaran – prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) APBD tahun 2021.

Pembahasan dihadiri Ketua DPRD Alwiaty dan anggota Banggar termasuk Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sekaligus Sekda Kabupaten Pasangkayu, Firman dilaksanakan di ruang aspirasi DPRD Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulaesi Barat (Sulbar), Selasa (11/8/2020).

Firman mengatakan, tema rancangan KUA-PPAS tahun 2021 adalah meningkatkan SDM dan SDA dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, dimana telah disesuaikan dengan tema pemerintah propinsi dan pusat.

“Dari tema ini juga, telah tergambar upaya Pemda untuk melakukan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19. Secara konkret, semuanya tertuang dalam bentuk program di organisasi perangkat daerah (OPD) terkait,” kata Firman.

Menurut dia, peningkatan SDM dan memaksimalkan penggarapan potensi-potensi SDA adalah solusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di masa Pandemi.

“Pemulihan ekonomi tidak bisa hanya dilihat pada program sektor ekonomi saja, tapi mesti dilihat secara holistik atau menyeluruh,” tutur Firman.

Ia menjelaskan, kami (TPAD) melihat diantara sektor satu dengan sektor lainnya akan sangat berkaitan erat.

“Terkait peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), Pemda telah melakukan berbagai upaya melalui dinas-dinas terkait. Namun bagaimana pun itu, tentunya masih dibutuhkan masukan bersama terutama dari lembaga legislatif agar upaya tersebut bisa lebih maksimal,” jelas Firman.

Dirinya menyampaikan, kita pertemukan kajian masing-masing, Pemkab terbuka dan siap memfollow up semua masukan yang sifatnya demi peningkatan ekonomi rakyat.

“Poinnya, kita semua punya semangat yang sama untuk membangun daerah. Pemkab juga selalu siap menerima dan memfollow up kritikan,” papar Firman.

Ditekankannya, kata Firman, draft KUA-PPAS tahun 2021 yang tengah dibahas itu masih merupakan rancangan.

“Dibutuhkan masukan-masukan konsturuktif berdasarkan kajian yang matang dari lembaga legislatif sebelum nantinya disetujui secara bersama,” katanya.

Lanjut Firman, rancangan KUA-PPAS belum permanen, kami dari TAPD perlu mendapat masukan-masukan dari DPRD untuk penyempurnaannya.

“Misalnya mana poin KUA yang tidak sinkron dengan PPAS. Mengenai tahapan pembahasan, TAPD konsisten dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 64 tahun 2020,” tambahnya. (Ndi)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya