KPU Sosialisasi Syarat Pencalonan Pilkada Pasangkayu

10 August 2020 23:56
KPU Sosialisasi Syarat Pencalonan Pilkada Pasangkayu
KPU Pasangkayu gelar sosialisasi syarat pencalonan dan calon pemilihan bupati dan wakil bupati Pasangkayu tahun 2020 berlangsung di aula Hotel Trisakti Jalan Fatmawati, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Yusuf/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – KPU Pasangkayu gelar sosialisasi syarat pencalonan dan calon pemilihan bupati dan wakil bupati Pasangkayu tahun 2020 berlangsung di aula Hotel Trisakti Jalan Fatmawati, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (10/8/2020).

Hadir di giat tersebut, Komisioner KPU Provinsi Sulbar Usman Umar, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Pasangkayu Abdul Wahid, Kasdim 1427 Pasangkayu Mayor Inf Andi Ismail, Kasi Datun Kejari Pasangkyu Jul Indra Nasution, Ketua KPU Pasangkayu Syahran Ahmad, Komisioner KPU Pasangkayu Harlywood Suly Junior, Alamsyah dan Saharudin, Ketua Bawaslu Pasangkayu Ardi Trisakti, Bapaslon bupati dan wakil bupati Pasangkayu Abdullah Rasyid-Muhammad Yusri Nur..

Ketua KPU Pasangkayu, Syahran Ahmad ucapkan puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi pencalonan dan kegiatan tahapan sebelumnya telah kita laksanakan dengan berbagai dinamika tahapan Pemilu.

“Hal itu tidak menjadi penghalang dalam melaksanakan tahapan pilkada. Dan kegiatan pencalonan akan ada perubahan dalam pengisian formulir yang harus diisi oleh masing-masing bakal calon (Balon) bupati dan wakil bupati Pasangkayu tahun 2020,” ucap Syahran.

Ia menyampaikan, hari ini dimulai dilakukan verifikasi faktual (verfak) perbaikan dukungan Bapaslon perseorangan di masing-masing desa/kelurahan.

“Sebelumnya KPU Pasangkayu telah melakukan sosialisasi di tingkat PPS terkait tekhnis verfdak syarat dukungan perseorangan ini,” papar Sayahran.

Komisioner KPU Sulbar, Usman Umar mengatakan, KPU Kabupaten Pasangkayu melakukan sosialisasi syarat calon dan persyaratan pencalonan bagi Bapaslon bupati dan wakil bupati dari jalur partai politik (parpol) yang akan mengikuti pilkada Pasangkayu pada tanggal 9 Desember 2020.

“Karena Bapaslon bupati dan wakil bupati nanti pada saat ia mendaftar ada persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya ialah SKCK, namun ada juga keterangan dari Pengadilan terkait belum pernah dipidana,” kata Usman.

Dirinya menyebutkan, ada beberapa formulir yang harus diisi oleh parpol yang akan mengusung Bapaslon, dan kami juga membuka helpdesk, agar pelayanan makin baik.

“Disitu parpol bisa bertanya terkait penyerahan dukung pendaftaran bapaslon, dimana hanya ada 10 parpol di Pasangkayu yang bisa mengajukan Bapaslon, diantaranya PKB, Gerindra, PDIP, Nasdem, Golkar, PKS, Perindo, PPP, PAN dan Demokrat,” sebut Usman.

Menurut dia, syarat Bapaslon melalui jalur parpol yakni 20% dari kursi di DPRD Pasangkayu yang memiliki 30 kursi dari 10 partai yang mendapatkan kursi berarti 6 kursi atau 20% persen.

“Selain Persyaratan di atas, syarat lain yang harus dimiliki oleh Bapaslon ialah surat keterangan sehat dari dokter, surat keterangan bebas narkoba dari BNN dan surat keterangan sehat dari dokter psikologi,” sebut Usman.

Lanjut Usman, nanti setelah pendaftaran mereka (Bapaslon) akan ada proses pengecekan kesehatan.

“Kami juga akan melakukan koordinasi dengan IDI, BNN dan himpunan psikologi. Persyaratan itu wajib,” tambahnya. (Yusuf/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya