Muswil I DPW APKASINDO Sulawesi Barat Masa Bakti 2020-2025, Harapan Petani Sawit Menuju Kesejahteraan

08 August 2020 22:24
Muswil I DPW APKASINDO Sulawesi Barat Masa Bakti 2020-2025, Harapan Petani Sawit Menuju Kesejahteraan
Muswil I DPW APKASINDO Sulbar masa bakti 2020-2025 berlangsung di aula Hotel Trisakti Jalan Fatmawati, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Sarwo Kartika Roni/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Musyawarah Wilayah (Muswil) I Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kepala Sawit Indonesia (APKASINDO) Sulawesi Barat (Sulbar) untuk masa bakti 2020-2025.

Kegiatan Muswil DPW APAKSINDO Sulbar dengan tema, membuka gerbang musyawarah menuju organisasi yang demokrasi untuk menuju petani sawit yang sejahtera adil dan makmur,’ berlangsung di aula Hotel Trisakti Jalan Fatmawati, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar, Sabtu (8/8/2020).

Hadir digiat tersebut, Ketua DPRD Pasangkayu Alwiaty, Ketua TP PKK Pasangkayu Herny Agus Ambo Djiwa, Anggota DPRD Sulbar Rayu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APKASINDO Alpian Arahman, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP APKASINDO Andi Sulaeman Andi Loeloe, Panitia Pelaksana Sukidi Wijaya, Sekretaris Panitia Putu Purjaya, Bendaharah Panitia Pelaksana Putu Sulaksana, para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Pasangkayu, tamu undangan dari Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah (Mateng) dan Pasangkayu.

Sambutan Sekjen DPP APKASINDO Andi Sulaeman Andi Loeloe, mengatakan pelaksanaan kegiatan ini yang pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Pasangkayu, sehingga sangat berterima kasih kepada panitia atas pelaksanaan kegiatan.

“Usaha sawit yang ada di Provinsi Sulbar ini sangat berpotensi untuk perkembangan perekonomian di daerah, sehingga harus diperjuangkan apabila adanya hal-hal yang dikeluhkan oleh petani sawit.

“Inilah tujuan dibentuknya Apkasindo sebagai perpanjangantangan untuk menyampaikan keluhan petani sawit ke pusat,” kata Sulaeman.

Menurut dia, terbentuknya Apkasindo di Sulbar sangat berpengaruh kepada petani sawit Sulbar, sehingga dapat mewakili seluruh petani apabila ada pertemuan atau penetapan harga sawit.

“Kami harap kepada pemerintah agar mendukung dan mengawal organisasi Apkasindo ini untuk memperjuangkan hak petani sawit di pusat apabila ada pertemuan,” tutur Sulaeman.

Sementara Ketua PPRD Pasangkayu, Alwiaty ucapkan selamat atas kegiatan musyawarah wilayah yang dilaksanakan, dimana dalam kegiatan ini dapat bermanfaat kepada petani sawit di Kabupaten Pasangkayu dan Sulbar.

“Adanya permasalahan yang setiap bulan yang dihadapai petani sawit Pasangkayu terkhusus masalah harga dapat terselesaikan,” ucap Alwiaty.

Ketua TP PKK Pasangkayu, Herny Agus Ambo Djiwa menyebutkan, di tengah-tengah wabah Covid-19 kita masih sempat melaksanakan kegiatan ini, dan kita masih menjaga protokol Covid-19, di mana di Kabupaten Pasangkayu Alhamdulillah masih dalam zona hijau.

“Permohonan maaf dari Bupati Pasangkayu yang tidak sempat hadir di tengah-tengah kita, dikarenakan adanya kegiatan penting yang tidak bisa ditinggalkan,” sebut Herny.

Ia menjelaskan, permasalahan di petani sawit itu adalah masalah harga, dengan dilantiknya Ketua Apkasindo dapat menyelesaikan permasalahan harga sawit yang selama ini belum terselesaikan.

“Kita adalah salah satu daerah yang harga sawit terendah mungkin disebabkan berbagai faktor,” jelas Herny.

Dirinya mengatakan, kita semua tahu, Kabupaten Pasangkayu adalah penghasil sawit terbanyak di Sulbar.

“Semoga dengan organisasi ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit terkhusus di Kabupaten Pasangkayu,” kata Herny.

Dilanjutkan membuka acara dan memukul gong sebagai tanda dibukanya acara Muswil I DPW Apkasindo Sulbar. Dan sambutan Anggota DPRD Sulbar, Rayu menyampaikan, terbentuknya organisasi ini untuk memperjuangkan hak rakyat dalam mengatasi permasalahan harga sawit yang ada di Provinsi Sulbar.

“Sudah 20 tahun terbentuknya organisasi Apkasindo, namun baru kali ini dilaksanakan musyarawah, dikarenakan adanya oknum pengurus Apkasindo yang tidak benar dan hanya memperhatikan kepentingan sendiri,” papar Rayu.

Ia mengungkapkan, perbedaan harga sawit di Provinsi Sulbar dengan daerah lain sangat jauh berbeda, sedangkan kalau dilihat dari perkembagan buah kelapa sawit di Sulbar sangat jauh berbeda dari daerah lain dan dapat bersaing.

“Mari kita bersama-sama mendukung dan terlibat dalam mengawal organisasi Apkasindo ini untuk bisa memperjuangkan hak-hak masyarakat yang selama ini tidak layak yang diterima,” ungkap Rayu.

Nama pengurus DPW APKASINDO Provinsi Sulbar yang terpilih dari 3 kabupaten yaitu Kabupaten Mamuju 17 desa, Mateng 24 desa, Pasangkayu 63 desa dan kelurahan dan 43 pejuang kebangkitan petani sawit sehingga ditetapkan sebagai Ketua DPW Apakasindo Sulbar Sukidi Wijaya, Sekretaris DPW Apkasindo Sulbar Andi Tahmid, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Apkasindo Pasangkayu Budianto, Ketua DPD Apkasindo Mateng Sultan Yanto, Ketua DPD Apkasindo Mamuju Bustam B. (Sarwo/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya