HMI Tuntut Ganti Pelaksana Tugas RSUD Polman, Ini Kata Bupati

07 August 2020 00:14
HMI Tuntut Ganti Pelaksana Tugas RSUD Polman, Ini Kata Bupati
Sejumlah mahasiswa yang tergabung di HMI kembali unjuk rasa terkait tidak maksimalnya pelayanan RSUD Polman, Sulbar. (Atjo Mappinawang/Trans89.com)
.

POLEWALI MANDAR, TRANS89.COM – Sejumlah mahasiswa yang tergabung di HMI dipimpin M Ridwan kembali unjuk rasa terkait tidak maksimalnya pelayanan RSUD Polewali Mandar (Polma).

Aksi massa HMI ini adanya pasien meninggal beberapa waktu lalu di RSUD Polman, sehingga kembali turun aksi depan RSUD Jalan Dr.Ratulangi, Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (6/8/202).

Usai melakuka aksi di RSUD, massa kemudian bergeser ke sport center untuk menyampaikan tuntutan kepada Bupati Polman.

Bupati Polman saat itu melakukan aktivitas kerja diruang terbuka, yakni di sport center seputaran stadion dalam rangka memudahkan warga yang ingin menyampaikan keluhan terkait pelayanan Pemda Polman, namun aksi sempat diwarnai saling dorong.

Dalam tuntutan massa aksi, M Ridwan meminta copot Pelakasanatugas (Plt) dan segera menunjuk pejabat depenitif RSUD Polman.

“Kami meminta pecat Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan RSUD Polman, perjelas anggaran refocusing dan evaluasi dan copot Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19. Percepat penyediaan ruangan, alat kesehatan (Alkes) dan tenaga medis di RSUD Polman. Hapus biaya rapid test bagi warga Polman,” pinta Ridwan.

Sementara Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar menemui massa aksi dan mengatakan kalau tuntutan tak bisa langsung dipenuhi begitu saja.

“Ini butuh pengkajian mendalam untuk mengganti Plt RSUD karena baru saja mengganti Plt lama. Baru kemarin dr Emy diganti dengan dr Anita karena tidak disuka, dan sekarang minta diganti lagi, itu perlu pengkajian,” kata Ibrahim.

Dirinya mengingatkan sembari mencontohkan, di RS Regional (Sulbar) di Mamuju lari semua dokternya.

“Hal itu disebabkan karena menunjuk seorang pimpinan RS Regional yang tidak disukai oleh para dokter. Nah, sekarang kita mau dapatkan dokter dari mana,” terang Ibrahim.

Massa kemudian melanjutkan aksinya di gedung DPRD Jalan Andi Depu, Kabupaten Polman untuk menyampaikan tuntutan yang sama. (Atjo/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya