Warga Melapor Ke Bawaslu, Gakkumdu Hentikan Laporan Pemalsuan Tandatangan

30 July 2020 04:35
Warga Melapor Ke Bawaslu, Gakkumdu Hentikan Laporan Pemalsuan Tandatangan
Ketua Bawaslu Pasangkayu, Ardi Trisandi. (FB: Ardi Trisandi djadil)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Bawaslu Pasangkayu menemukan adanya dugaan pelanggaran pidana Pemilu.

Temuan tersebut setelah mendapatkan laporan dari masyarakat Desa Doda, Kecamatan Sarudu, dengan aduan bahwa tandatangannya dipalsukan di formulir B1-KWK.

Ketua Bawaslu Ardi Trisandi mengungkapkan, laporan dari masyarakat Desa Doda tersebut tidak dapat dilanjutkan karena syarat formilnya tidak dipenuhi, sebab masa pelaporan dengan kejadian lebih dari 7 hari, sehingga tidak diregistrasi.

“Yang bersangkutan itu melapor pada tanggal 9 Juli, sedangkan kejadiannya sudah lebih dari satu Minggu, sementara berdasarkan Perbawaslunya bahwa paling lama 7 hari setelah terjadi atau diketahui, sehingga Bawaslu tidak meregistrasi laporan masyarakat dari desa Doda tersebut yang inisialnya AS dan WN,” ungkap Ardi di Pasangkayu, Selasa (28/7/2020).

Menurut dia, meski laporan tersebut tidak memenuhi syarat formil tapi syarat materiil terpenuhi, dan Bawaslu melakukan penelusuran dengan menjadikan aduan masyarakat itu sebagai temuan.

“Setelah melakukan penelusuran dan pertanggal 21 Juli, diregistrasi dengan nomor 006/TM/PB/Kab/30.03/VII/2020 terkait dugaan pelanggaran pidana pemilihan,” tutur Ardi.

Lanjur Ardi, pada tanggal 22 Juli dilakukan pembahasan ditingkat Sentra Gakkumdu, dimana yang tergabung didalamnya yakni Polres, Kejari dan Bawaslu Pasangkayu.

“Dari hasil pembahasan tersebut kami melakukan klarifikasi ke beberapa pihak dan memanggil 14 orang, dimana dua orang adalah Bapaslon sebagai terlapor dan 12 orang lagi adalah saksi-saksi,” urai Ardi.

Ia menambahkan, pada tanggal 26 Juli, Sentra Gakkumdu melakukan pembahasan ke-dua, karena berdasarkan aturan yang ada bahwa penanganan pelanggaran itu paling lama 3 hari plus dua hari sejak diregistrasi sebagai temuan.

“Disepakati dalam keputusan Sentra Gakkumdu, bahwa temuan nomor 006/TM/PB/Kab/30.03/VII/2020 terkait dugaan pelanggaran pidana pemilu tidak dapat diteruskan ketingkat penyidikan atau dihentikan karena tidak memenuhi unsur,” tambahnya. (Par/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya