Kunker Menko Maritim Bersama Menteri Pariwisata di Banyuwangi, Ini Yang Dibahas

30 July 2020 04:45
Kunker Menko Maritim Bersama Menteri Pariwisata di Banyuwangi, Ini Yang Dibahas
Kunker dan rakor penyelesaian isu pengembangan pariwisata Menko Bidang Maritim dan Investasi serta Menteri Pariwisata berlangsungdi Pendopo Saba Swagatta Blambangan dan Pantai Marina Boom Kabupaten Banyuwangi, Jatim. (Awin D/Trans89.com)
.

BANYUWANGI, TRANS89.COM – Kunjungan kerja (kunker) dan rapat koordinasi (rakor) penyelesaian isu pengembangan pariwisata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Pariwisata Wisnu Tama berlangsungdi Pendopo Saba Swagatta Blambangan dan Pantai Marina Boom Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), Rabu (29/7/2020).

Dalam rakor penyelsaian isu pengembangan pariwisata di Kabupaten Banyuwangi diawali dengan sambutan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas melaporkan, untuk Kabupaten Banyuwangi masuk dalam warna kuning Covid-19 dengan kasus positif 56, sembuh 44 orang dan Banyuwangi memiliki 6 Rumah Sakit (RS) rujukan.

“Destinasi diamond tri angel (berlian tiga malaikat) di Ijen atau blue fire (api biru), Pulo Merah dan G Land (tanah) Alas Purwo dimana untuk izin cable car (kereta gantung) menuju kawah hingga saat ini belum tuntas,” ujar Azwar.

Ia menjelaskan, world surf leage (WSL/liga selancar dunia) akan dilaksanakan di G Land Alas Purwo Kecamatan Tegaldlimo dan jalan menuju G-Land saat ini sudah bagus dan rapi, dimana acara WSL disponsori international sedangkan Kabupaten Banyuwangi hanya menyiapkan infrastruktur.

“Bandara Banyuwangi telah dibuka kembali pada 1 Juli 2020, namun untuk penerbangan Banyuwangi menuju ke Denpasar masih belum ada. Di Kabupaten Banywangi saat ini tidak diizinkan lagi pembangunan Hotel Melati, hanya Hotel Bintang 3 keatas,” jelas Azwar.

Selanjutnya penanda tanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Banyuwangi dengan Tarveloka untuk mendongkrak perekonomiam di bidang pariwisata.

Sambutan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan apa yang telah disampaikan Bupati Banyuwangi sangat bagus, Traveloka telah mendapat investor baru dengan nilai investasi sebesar Rp250 juta dolar Amerika (US).

“Semua proses penyelesaian masalah di Banyuwangi sangat baik, hal ini dikarenakan kerja secara tim sehingga dapat membangun Banyuwangi dengan baik. Saat ini infrastruktur disiapkan oleh pemerintah, bukan lagi investor yang membangun,” kata Luhut.

Ia menyebutkan, Covid di Banyuwangi cukup rendah yaitu 46 orang dengan penduduk 1,7 juta orang, sehingga investor dapat tertarik untuk berinvestasi di wilayah dengan Covid rendah dan salah satunya Banyuwangi.

“Vaksin Covid-19 sedang dilaksanakan uji klinis tahap 3, dan diharapkan Januari 2021 dapat selesai, namun saat ini kita wajib menerapkan protokol kesehatan,” sebut Luhut.

Menurut dia, G- Land cukup berpotensi dijadikan destinasi international maka kita akan coba untuk mengembangkanya.

“Kita ada 2 destinasi tingkat international, selain Sirkuit Moto GP Mandalika di Lombok yang menghabiskan anggaran 2 triliun,” tutur Luhut.

Menteri Pariwisata, Wisnu Tama mengpresiasi terhadap pengembangan pariwisata di Kabupaten Banyuwangi, dimana telah mampu menciptakan daya tarik sehingga para wisatawan dapat datang ke Banywuwangi.

“Bisnis pariwisata adalah bisnis kepercayaan, apabila kepercayaan hilang maka kembalinya sangat lama, maka pertahankan kepercayaan tersebut,” terang Wisnu.

Ia meminta tetap menerapkan protokol kesehatan, sarana prasarana pendukung protokol kesehatan harus ada di tempat wisata.

“Kemenpar RI akan membantu mempromosikan pengembangan wisata Kabupaten Banyuwangi bukan hanya dalam rangka world surf leage saja,” ujar Wisnu.

Kepala Badan Koordinasi Penananman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyampaikan apa yang kita lihat ini merupakan gagasan besar dari seorang kepala daerah yang luar biasa.

“Kebijakan Bupati Banyuwangi akan kita suport terkait dengan rencana cable car menuju kawah akan segera kita tindaklanjuti,” papar Bahlil.

CO Founder Traveloka, Albert Zhang mengatakan, Traveloka telah mendapat suntikan dana sebesar rp250 juta Us dolar untuk mengembangan touris dan travel di Indonesia.

“Hal ini merupakan kepercayaan dari negara lain kepada Indonesia, sehingga kita bersama-sama dengan pemerintah untuk membangun bidang pariwisata Indonesia,” kata Albert.

Akhir acara penutup, Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan, kita harus bangga menggunakan produk dalam negeri.

“Ciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya, perizinan kita upayakan semudah-mudahnya agar investasi berjalan dengan baik,” demikian Luhut. (Awin/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya