Depan Kantor Menteri KKP, BEM Se-Bekasi Minta Hentikan Ekspor Benih Lobster

24 July 2020 15:49
Depan Kantor Menteri KKP, BEM Se-Bekasi Minta Hentikan Ekspor Benih Lobster
BEM se-Bekasi unjuk rasa depan kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan Jalan Merdeka Timur, Gambir Jakarta Pusat. (Bagus Prasetyo/Trans89.com)
.

JAKARTA, TRANS89.COM – Massa yang tergabung di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bekasi dipimpin Hasan Bisri unjuk rasa depan kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Jalan Merdeka Timur, Gambir Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2020).

Massa aksi membawa spanduk dan poster bertuliskan, copot Edhy Prabowo. Sementara tuntutannya, meminta Presiden untuk mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) larangan ekspor benih lobster, dan mendesak KPK segera selidiki dugaan praktek KKN di 31 perusahaan eksportir benih lobster.

Orasi Hasan Bisri, mengatakan Indonesia adalah negara yang alamnya luar biasa dari Sabang sampai Marauke, dimana kekayaan alam dari laut maupun darat menurut penyair tanah kita adalah tanah surga, kayu dan batu jadi tanaman.

“Akan tetapi nasib para nelayan Indonesia yang dimana hasil dari kekayaan yang seharusnya menjadi keuntungan dan membantu perekonomian para nelayan, justru berbanding terbalik,” kata Hasan.

Ia mengungkapkan, benih lobster yang seharusnya menghasilkan keuntungan untuk nelayan, justru di ekspor keluar negeri sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Menteri (Permen) KKP Nomor 12 Tahun 2020 adalah demi menumbuhkan geliat budidaya lobster.

“Permen KKP tersebut mengatur tentang pengelolaan lobster, kepiting dan rajungan di wilayah Indonesia beserta berbagai petunjuk teknis lainnya. Maka dari itu, kami dari BEM se-Bekasi bergerak ke sini,” ungkap Hasan.

Dirinya meminta kepada Menteri KKP Edhy Prabowo untuk stop eksport benih lobster ke luar negeri.

“Kami meminta kepada Bapak Edhy Prabowo agar turun dari jabatannya, karena sudah gagal dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri KKP,” terang Hasan. (Bagus/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya