Long March Petani Deli Serdang Menuju Istana Negara Menginap di Kantor DPW PKB Riau

24 July 2020 15:53
Long March Petani Deli Serdang Menuju Istana Negara Menginap di Kantor DPW PKB Riau
Massa aksi SPSB Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumut long march menuju Istana Negara dan Kementerian ATR/BPN RI di Jakarta menginap di kantor DPW PKB Provinsi Riau Jalan OK Jamil Kompleks Sudirman Bisnis Center Blok A, Kota Pekanbaru. (Kaboo Kamal/Trans89.com)
.

PEKANBARU, TRANS89.COM – Massa aksi dari Serikat Petani Simalingkar Bersatu (SPSB) Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dipimpin Widi Wahyudi long march menuju Istana menginap di kantor Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Riau Jalan OK Jamil Kompleks Sudirman Bisnis Center Blok A, Kota Pekanbaru.

Massa aksi SPSB Deli Serdang ini dalam perjalanan menuju Istana Negara dan Kantor Kementrian Agraria dan Tataruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI di Jakarta dengan singgah beristirahat di Kota Pekanbaru.

Tuntutan massa aksi, Widi Wahyudi memohon hak atas tanah yang diklaim oleh pihak SPSB yaitu Lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) PTPN II Bekala Provinsi Sumut sekitar 350 Hektar.

“Kami menuntut penyelesaian konflik agraria antara kelompok SPSB dengan pihak PTPN II Bekala Provinsi Sumut, dan menolak penerbitan Hak Guna Bangunan (HGB) kepada pihak PTPN II Bekala,” pinta Widi.

Ia menolak pembangunan perumahan anak perusahaan PTPN II yakni PT Nusa Dua Bekala dan PT Propenas Nusa Dua, menolak kegiatan penangkapan oleh pihak Polrestabes Medan terhadap anggota SPSB terkait kasus pengrusakan dan pembakaran tanggal 29 Oktober 2019.

“Kami menolak kegiatan pembersihan lahan atau okupasi yang dilakukan pihak PTPN II Bekala dengan menggunakan oknum aparat keamanan,” ujar Wiidi.

Sebelum pelepasan untuk melanjutkan perjalanan massa SPSB Deli Serdang, Sekretaris DPW PKB Riau Ade Agus Hartanto mengatakan, kami dari DPW PKB Riau mohon maaf atas kekurangan pelayanan yang diterima oleh massa aksi selama berada disini.

“Semoga dalam perjalanan nanti massa aksi dapat tertib mengikuti prosedur dan aturan Lalulintas pengawalan dari pihak kepolisian. Kami berdoa, semoga harapan dan tuntutan dari petani dapat didengar dan diterima oleh pemerintah pusat,” kata Ade.

Selanjutnya pemberangkatan massa aksi dengan long march menuju arah Kabupaten Pelalawan. Massa aksi juga membawa kendaraan yakni 1 unit mobil box Colt Diesel BK 8755 EO, 2 truk Isuzu ELF BK 9705 DE dan BK 9932 SF, 1 mobil Pick Up L300 BK 8895 DW, 1 mobil APV Tim Medis BK 1531 GH, dan 1 mobil pribadi Kijang Kapsul BK 1855 BH. (Kabo/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya