Bupati Kumpulkan Camat dan Kades Bahas Kembalinya Pasangkayu Zona Merah Covid-19

22 July 2020 18:00
Bupati Kumpulkan Camat dan Kades Bahas Kembalinya Pasangkayu Zona Merah Covid-19
Bupati Pasangkayu pimpin rapat bersama Camat dan Kades se-Kabupaten dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pasangkayu, di ruang pola kantor bupati Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Dok. Dinas Kominfopers Pasangkayu)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Kembalinya satu kasus positif dan empat reaktif berdasarkan hasil rapid test juga mengubah status Kabupaten Pasangkayu kembali masuk zona merah Covid-19.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa menggelar rapat bersama Camat dan Kepala Desa serta Lurah se-Kabupaten Pasangkayu.

Rapat dtersebt alam rangka percepatan penanganan Covid-19 yang turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Firman, Forkopimda Pasangkayu, serta sejumlah OPD yang digelar di ruang pola kantor bupati, Jalan Ir Soekarn, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (22/7/2020).

Agus secara tegas meminta Camat dan Kades memperketat mobilitas keluar masuk orang diwilayahnya. Dan konsisten menerapkan protokol kesehatan dititik-titik keramaian.

“Kades harus selektif betul terhadap orang keluar masuk diwilayahnya. Catat orang keluar, tujuannya kemana dan dalam rangka apa. Begitupun terhadap orang datang,” pinta Bupai Agus.

Ia menekankan terutama jika dari dan pergi ke Makassar, dan diharapkan Camat dan Kades adalah ujung tombak pemerintahan, ini sebagai kunci memutus mata rantai Covid-19 ada di desa.

“Situasi pandemi saat ini jangan pernah dianggap sebagai situasi yang biasa-biasa saja. Sebab situasi ini nyata telah memakan korban yang banyak diseluruh dunia,” tegas Agus.

Menurut dia, saat ini Pasangkayu kembali zona merah, maka perayaan HUT RI ke 75 nanti akan dilangsungkan berdasarkan petunjuk pemerintah pusat. Dan tidak diperbolehkan ada keramaian perlombaan, upacara HUT pun hanya diikuti oleh Bupati, Wakil Bupati dan beberapa pimpinan OPD.

“Nah, terkait pelakasanaan Idul Adha, tetap boleh shalat di Masjid atau dilapangan dengan menerapkan protokol kesehatan. Seperti jaga jarak, memakai masker dan lain sebagainya,” demikian Agus. (Ndi)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya