Dinas P2KBP3A Pasangkayu Gelar Pembinaan SDM Organisasi Perempuan, Agus: Terbentuknya Keluarga Cerdas dan Berkualitas Peran Seorang Ibu

26 July 2020 22:42
Dinas P2KBP3A Pasangkayu Gelar Pembinaan SDM Organisasi Perempuan, Agus: Terbentuknya Keluarga Cerdas dan Berkualitas Peran Seorang Ibu
Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa saat memberikan sambutan di acara SDM organisasi perempuan digelar Dinas P2KBP3A Pasangkayu, berlangsung di aula Hotel Mutiara, Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Andis Safrin Mahyudin/Trans89.com)
.

PASANGKAYU, TRANS89.COM – Melalui pelatihan kepribadian dan publik speaking, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Pengendalian Penduduk, Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Pasangkayu gelar pembinaan sumber daya manusia (SDM) organisasi perempuan.

Acara yang dibuka lansung Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa dan dihadiri Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Pasangkayu Herny Agus, staf khusus bupati Mulyadi Saleh, dan Kepala Dinas P2KBP3A Arhamuddin, berlangsung di aula Hotel Mutiara, Jalan Ir Soekarno, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (14/7/2020).

Dalam sambutan Bupati, Agus menyampaikan kepada peserta pelatihan untuk bisa mengikuti pembinaan SDM organisasi perempuan kali ini, karena terbentuknya keluarga cerdas dan berkualitas, tidak terlepas dari peran seorang ibu.

“Seorang ibu memiliki peran penting dalam membentuk generasi unggul dan berkualitas. Olehnya, seorang ibu rumah tangga (IRT) harus mampu dan memahami bagaimana membentuk dan membina mental anak secara baik,” kata Agus bupati dua periode ini.

Ia mengapresiasi kegiatan pembinaan ini, sehingga bisa melahirkan perempuan-perempuan hebat. Perempuan yang bisa menjadi pionir terciptanya keluarga yang berkualitas.

“Selain memiliki kemampuan dalam membentuk mental anak, seorang ibu juga harus pandai-pandai berinovasi dalam upaya pemenuhan kebutuhan gizi keluarga. Memanfaatkan pekarangan rumah, untuk menanam tanaman sayuran dan buah-buahan,” ujar Agus.

Lanjut Agus, dimasa pandemi Covid-19 saat ini, proses belajar banyak dilakukan dirumah, dan disinilah dibutuhkan peran seorang ibu, bagaimana bisa tampil menggantikan peran guru.

“Dimasa pandemi ini juga semua bangsa terancam krisis. Nah, seorang ibu harus pandai berinovasi untuk memenuhi kecukupan gizi keluarga dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk ditanami tanaman sayuran dan lain sebagainya,” tambahnya. (Adv)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya