Majelis Silaturahmi Aktivis Islam Banyuwangi Tolak RUU HIP

12 July 2020 01:28
Majelis Silaturahmi Aktivis Islam Banyuwangi Tolak RUU HIP
Sejumlah Ormas tergabung dalam Majelis Silaturahmi Aktivis Islam Banyuwangi membuat pernyataaan sikap menolak RUU HIP, berlangsung di Masjid Al Hilal Jalan Gajah Mada, Kabupaten Banyuwangi, Jatim. (Adi Nugroho/Trans89.com)
.

BANYUWANGI, TRANS89.COM – Sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) tergabung dalam Majelis Silaturahmi Aktivis Islam (MSAI) Banyuwangi membuat pernyataaan sikap menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), Jumat (10/7/2020).

Giat pernyataan sikap MSAI dihadiri Ketua Front Pembela Islam Banyuwangi Gus Hasan Khusairy, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Laduna Benculuk Ustadz Gufron Amrullah, eks Ketua FPI/Alumni 212 Banyuwangi Agus Iskandar, Alumni 212 Ustadz Yudo Prayitno dan JAS Banyuwangi Ustadz Ikhsan berlangsung di Masjid Al Hilal Jalan Gajah Mada, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).

Penyampaian sikap MSAI dengan agenda penolakkan RUU HIP, serta RUU sejenisnya yang mereka anggap mereduksi dan mengancam Pancasila menjadi Trisila atau Ekasila dapat memberikan ruang bagi bangkitnya kembali paham komunisme di Indonesia.

Mass MSAI membentangkan spanduk bertuliskan, Banyuwangi tolak RUU HIP siap siaga ganyang komunis.

Orasi koordinator aksi, Gus Hasan Busyari, mengatakan kami Majelis Silahturahmi Aktivis Islam menyatakan sikap dengan tegas menolak RUU HIP.

“RUU HIP diusulkan oleh partai yang tidak jelas. Disini sangat merugikan diri kita dan bangsa. Kami umat Islam menolak RUU HIP dan meminta mengusut tuntas perusak Pancasila. Dan kami tetap setia pada Pancasila,” kata Gus Hasan. (Adi/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya