Penandatanganan Perjanjian Kerjasama KPU Majene dan Dinkes Serta Gugus Tugas Majene

11 July 2020 09:49
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama KPU Majene dan Dinkes Serta Gugus Tugas Majene
Penandatanganan perjanjian kerjasama KPU Majene dan Dinkes serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Copid- 19 Kabupaten Majene, terkait pemeriksaan kesehatan penyelenggaraan Pilkada berlangsung di aula kantor KPU Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kab. Majene, Sulbar. (Abner/Trans89.com)
.

MAJENE, TRANS89.COM – Penandatanganan perjanjian kerjasama KPU Majene dan Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Copid- 19 Kabupaten Majene, terkait pemeriksaan kesehatan peyelenggara pemilihan bupati dan wakil bupati Majene tahun 2020.

Jajaran penyelenggara KPU Majene akan akan lakukan pemeriksaan kesehatan rapid test anggota dan Sekretariat Paniti Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dan Petugas Ketertiban dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) berlangsung di aula kantor KPU Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kab. Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (9/7/2020).

Ketua KPU Majene, Muh Arsalin Aras menyatakan, perjanjian kerjasama ini sebagai ruang lingkup perjanjian kerjasama mencakup beberapa hal yang dimungkinkan kepada kita semua berdasarkan item-item dari perjanjian kerjasama dukungan pemeriksaan kesehatan bagi penyelenggaraan kami, mulai dari PPK, PPS KPPS, PPDP sebagai petugas penyelenggaran Pilkada tahun 2020.

“Penandatanganan perjanjian kerjasama yang dilakukan untuk dukungan pelayanan kesehatan bagi penyelenggara pemilihan bupati dan wakil bupati Majene tahun 2020,” ujar Arsalin.

Menurut dia, kami memastikan bahwa untuk penyelenggara yang ada di wilayah kecamatan, kampung maupun PPDP yang tersebar di 420 tempat pemungutan suara (TPS) harus sehat dengan melakukan rapid test.

“Dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) serta Gugus Tugas Dinkes harus dilakukan sebuah perjanjian dalam artian fasilitas kesehatan itu harus ada dari Gugus Tugas Majene,” tutur Arsalin.

Sementara Sekda Kabupaten Majene, Burhan Usman, mengatakan agar pelaksanaan tahapan pilkada dilakukan dengan penuh tanggungJawab, serta setiap kegiatan tahapan pilkada dibuatkan berita acara.

“Kita tahu bersama, saat ini negara kita sedang dalam darurat kesehatan. Langkah ini dilakukan guna pihak penyelenggara dalam hal ini KPU dalam menjalankan tugas pilkada ini bisa aman dari sisi kesehatan,” kata Burhan. (Abner/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya