Pasca Peresmian Kodim 1428 Mamasa, Dandim Kunker ke Lokasi Persiapan Percontohan Tanaman Porang di Sumarorong

10 July 2020 23:06
Pasca Peresmian Kodim 1428 Mamasa, Dandim Kunker ke Lokasi Persiapan Percontohan Tanaman Porang di Sumarorong
Dandim 1428 Mamasa, Letkol Inf Andi Muhammad Aras lakukan kunker perdana ke lokasi percontohan persiapan tanaman porang diwilayah teritorialnya di Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulbar. (Andi Waris Tala/Trans89.com)
.

MAMASA, TRANS89.COM – Pasca di resmikannya Kodim 1428 Mamasa pekan lalu oleh Danrem 142 Taro Ada Taro Gau (Tatag), Pelaksanatugas (Plt) Dandim 1428 Mamasa Letkol Inf Andi Muhammad Aras lakukan kunjungan kerja (kunker) perdana diwilayah teritorialnya di Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (10/7/2020).

Selain bertatap muka dengan para tokoh masyarakat, agama, dan adat di Kecamatan Sumarorong, Dandim juga meninjau langsung persiapan lahan untuk percontohan tanaman porang (sejenis umbi-umbian), Dandim juga memantau Bandara Sumarorong.

Persiapan lahan percontohan tanaman porang oleh Dandim bersama rombongan meninjau di tiga titik lokaksi di wilayah Kecamatan Sumarorong, yakni Kelurahan Tabone, Desa Tadisi dan Sasakan.

Dandim 1428 Mamasa, Andi Muhammad Aras mengatakan, peninjauan lokasi rencana lahan percontohan tanaman porang, ini merupakan tindaklanjut dari program TNI dalam menunjang percepatan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kami berikan motivasi ke masyarakat untuk percepatan peningkatan ekonomi mereka melalui program ketahanan pangan nasional,” kata Dandim Aras.

Menurut dia, dalam hal mempertahankan dan meningkatkan ketahanan pangan nasional dibidang pertanian, TNI sejatinya menjadi garda terdepan dalam program tersebut.

“Selain menjalankan tugas pokok menjaga keutuhan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), TNI juga berkewajiban mempertahankan keutuhan pangan nasional,” tutur Aras.

Ia menjelaskan, bahan percontohan pembudidayaan tanaman porang yang dibutuhkan Kodim 1428 Mamasa sedikitnya 1 hektar (Ha) disetiap kecamatan di wilayah Kabupaten Mamasa. Dan jika tanaman porang ini berhasil, maka sediki banyaknya bisa memberi tambahan penghasilan bagi masyarakat di Mamasa.

“Pasalnya, tanaman porang ini merupakan tanaman jenis umbi-umbian yang sangat bermanfaat, sebab porang dapat di kelolah menjadi tepung untuk bahan makanan yang bergizi tinggi. Tanaman porang ini juga sejenis kentang dan keladi bisa di konsumsi masyarakat selain beras,” jelas Aras.

Ditanya soal pengadaan bibit porang, Dandim Aras menyampaikan, setelah lahan percontohan yang dimaksud sudah siap, maka proses pengolahan lahan segera di lakukan oleh jajaran Kodim 1428 Mamasa dengan melibatkan masyarakat setempat khususnya para petani aktif.

“Setelah Pengelolaan lahan selesai, maka bibit akan didistribusikan langsung oleh Markas Besar (Mabes) TNI. Pendistribusian bibit dari Mabes TNI ini tentu melibatkan para ahli di bidang pertanian untuk melakukan sortir terhadap bibit yang dianggap layak tanam,” papar Aras.

Aras mengemukakan, TNI akan membangun kerjasama dengan para ahli dan bibit di datangkan dari pusat penangkaran bibit, dimana bibit yang akan di distribusikan nanti yakni bibit yang sudah melalui uji laboratorium di pusat penangkaran, sebab tentunya bibit yang akan diditribusikan ini bersertifikat dan layak tanam.

“Kita (TNI) hanya membuka lahan percontohan tanaman porang di seluruh kecamatan ini akan berkembang dengan sendirinya jika masyarakat Kabupaten Mamasa di wilayah teritorial Kodim 1428 telah merasakan manfaat dari tanaman porang yang di maksud. Untuk itu, diharapkan kerjasama dari seluruh elemen, sehingga program ini sukses dan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Aras.

Sekaitan dengan program Kodim 1428 Mamasa tentang tanaman porang, masyarakat Kecamatan Sumarorong menyambut baik rencana Dandim tersebut.

Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Sumarorong, Marten Simon ucapkan terimakasih atas kepedulian Dandim 1428 Mamasa beserta seluruh jajaran atas program penanaman porang tersebut.

“Guna meningkatkan ekonomi masyarakat dalam program ketahanan pangan nasional di bidang pertanian, maka perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi, sehingga masyarakat benar-benar memahami betapa pentingnya pemanfaatan lahan guna menunjang ekonomi di lingkungan masing-masing,” ucap Marten.

Lanjut Marten, dengan kehadiran Dandim dalam rangka kunker di Kecamatan Sumarorong, ini merupakan bukti kongkrit bahwa TNI benar-benar peduli rakyat.

“Untuk itu, saya mengharapkan agar TNI tetap bersedia menjadi motivator percepatan pembangunan ekonomi masyarkat Mamasa dibidang pertanian. Selaku warga, saya mengpresiasi kepada TNI khususnya dilingkup kerja Kodim 1428 Mamasa,” tambahnya. (AWT/Nis)

Trans89.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya